JBBA 2026: Ekonomi Berkelanjutan Penting bagi Korporasi dan Instansi
JBBA 2026 mendorong korporasi dan instansi publik mengadopsi ekonomi berkelanjutan sebagai strategi bisnis dan tata kelola.
ilustrasi mencuri. (Hengky Irawan/JIBI/Harian Jogja)
Dalam sepekan, dua sekolah di Bantul berhasil dibobol pencuri
Harianjogja.com, BANTUL--Bangunan sekolah masih menjadi ladang subur bagi pelaku tindak pencurian. Kali ini, dalam sepekan, dua sekolah berhasil dibobol pencuri. Akibatnya, sejumlah barang berharga senilai total mencapai ratusan juta rupiah pun raib.
Kedua sekolah yang bernasib sial itu masing-masing adalah SD Tirtohargo dan SD 2 Sedayu. SD Tirtohargo yang kehilangan 21 unit komputernya, Kamis (11/5/2017) mengalami kerugian hingga Rp150 juta, sedangkan SD 2 Sedayu yang kehilangan 12 unit komputernya, Senin (8/5/2017) mengalami kerugian mencapai Rp120 juta.
Terkait hal itu, Kapolsek Sedayu Kompol M.Nawawi memperkirakan, kawanan penjahat masuk ke ruang sekolah selepas tengah malam. Kesimpulan itu merujuk pada penjaga sekolah yang bernama Poniman, 56.
Dikatakannya, saat melakukan kontrol rutin sekitar pukul 24.00 WIB, penjaga sekolah itu mengaku tak menemukan sedikit pun kejanggalan. Bahkan, sekitar pukul 02.00 WIB, penjaga malam kembali melakukan pengecekan lagi.
Saat itulah, penjaga sekolah melihat pintu laboratorium rusak. Setelah diperiksa ke dalam ruangan, ternyata 12 unit komputer sudah raib.
Setelah mendapatkan laporan, pihaknya lantas bergegas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP ) sekaligus meminta keterangan dari penjaga sekolah. Termasuk di antaranya mengambil sidik jari pelaku serta mengumpulkan barang bukti disekitar lokasi kejadian.
“Saya minta seluruh kepala sekolah di wilayah Sedayu meningkatkan kewaspadaan antisipasi kejadian yang sama. Selain itu masyarakat Sedayu agar meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga barang berharganya,” imbaunya.
Sementara kasus pembobolan di SD Tirtohargo, Kretek, hingga kini juga belum diketahui siapa pelakunya. Kapolsek Kretek, Kompol Salim sebelumnya mengatakan, sejumlah petunjuk maupun keterangan saksi masih terus didalami oleh jajarannya guna mengungkap kasus ini.
Diduganya, pencuri yang membobol SD Tirtohargo dilakukan oleh kawanan pencuri yang berjumlah lebih dari satu orang. Berdasarkan proses identifikasi, kawanan pencuri diduga masuk melalui pintu depan dengan cara menjebol pintu dan mengelas teralis besi yang terpasang.
Pencurian itu sendiri diketahui oleh siswa sekitar pukul 06.00 WIB. Padahal malam sebelumnya hingga pukul 02.00 keadaan masih aman.
“Kawanan ini cukup profesional, terbukti dari persiapan yang dilakukan termasuk dengan membawa alat las untuk membobol teralis besi,” papar Salim.
Komplotan pencuri itu, beber Salim, melakukan aksinya setelah berhasil membobol ruang laboratorium komputer. Mereka lantas menjarah 21 komputer milik sekolah di laboratorium tersebut. “Semoga pelaku segera ditangkap,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polri menjelaskan alasan mutasi 88 pati dan pamen setelah Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri sebagai bagian dari percepatan organisasi.
Operasi SAR KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-21. Sebanyak 188 korban dievakuasi, sementara 55 korban masih dalam pencarian.
Corriere dello Sport menyoroti perjalanan Timnas Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 9-2 atas Bangladesh.
UIN Sunan Kalijaga masuk kelompok 801–1000 dunia THE WUR 2027 dan tercatat di posisi kedua nasional bersama sejumlah kampus Indonesia.
Marc Marquez menemukan kenyamanan pada motor Ducati setelah modifikasi sebelum sprint race MotoGP Jepang dan meraih kemenangan di Motegi.