LALU LINTAS GUNUNGKIDUL : Ceceran Solar di Jalur Jogja-Wonosari Mayoritas di Jalan Tingkungan

Petugas dari Jajaran Satlantas Polres Gunungkidul sedang menaburi bubuk gergaji di lokasi tumpahan solar di jalur Jogja-Wonosari, tepatnya di Desa Beji, Patuk. foto diambil beberapa waktu lalu. (Istimewa - Polres Gunungkidul)
12 Mei 2017 04:22 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Lalu lintas Gunungkidul, di Jalur Jogja-Wonosari dijumpai adanya tumpahan solar.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jajaran Satuan Lalulintas Polres Gunungkidul meminta pengendara berhati-hati adanya tumpahan solar di sepanjang jalur mulai dari Pasar Buah, Desa Beji hingga kawasan Kalipentung. Kewaspadaan ini dibutuhkan agar pengendara tidak menjadi korban tidak terjatuh karena licinnya jalan akibat tumpahan tersebut.

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=816105">LALU LINTAS GUNUNGKIDUL : Waspadai Tumpahan Solar di Jalur Jogja-Wonosari

Menurut Kepala Satlantas Polres Gunungkidul AKP Samiyono, penyebab tumpahnya solar dikarenakan beberapa faktor. Pertama, kondisi tersebut terjadi karena kelalaian sopir yang tidak menutup rapat tangki bahan bakar. Sedang faktor yang kedua, lebih dikarenakan faktor jalan yang banyak tikungan dan kondisinya naik turun.

Samiyono mengungkapkan, kedua faktor ini saling berkaitan, sehingga harapannya para pemilik angkutan benar-benar memperhatikan tangki penutup bahak bakar. Sebab jika dibiarkan, hal tesebut dapat memicu terjadinya kecelakaan yang merugikan orang lain.

“Jangan sepelekan masalah ini. Apalagi hal itu demi kepentingan dan keselamatan bersama,” katanya lagi, Kamis (11/5/2017).

Salah seorang warga Beji, Kecamatan Patuk, Wahyu Wibowo mengungkapkan, dirinya beberapa kali melihat ceceran solar di sejumlah titik sepanjang jalur Jogja-Wonosari. Titik-titik ini kebanyakan berada di jalan yang menikung.

“Biasanya terlihat di pagi hari,” katanya.

Menurut dia, dengan kondisi itu pengendara motor harus berhati-hati. Hal ini dibutuhkan agar tidak menjadi korban jatuh karena licinnya jalan karena tumpahan solar.

“Saya mengapresiasi langkah polisi yang menaburi bubuk gergaji di jalan yang ada tumpahan oli. Upaya ini sebagai salah satu cara mengurangi kecelakaan akibat tumpahan tersebut,” ujarnya.