Gelombang Tinggi, 3 Perahu Nelayan Tenggelam Diterjang Ombak
Tiga perahu nelayan Gunungkidul terbalik dalam kurang dari 24 jam. Tujuh nelayan selamat di tengah gelombang yang naik.
Kondisi jalan dan talut rusak di jalan provinsi tepatnya di Dusun Mangli, Hargomulyo, Gedangsari, Jumat (12/3/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Warga di Desa Hargomulyo, Gedangsari mengeluhkan kerusakan talut dan jalan provinsi menuju Klaten
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Warga di Desa Hargomulyo, http://m.harianjogja.com/?p=789709">Gedangsari mengeluhkan kerusakan talut dan jalan provinsi menuju Klaten. Pasalnya sejak ambrol pada awal Februari, belum ada tanda-tanda untuk perbaikan.
Salah seorang warga, Sugiyanto mengungkapkan kerusakan jalan menuju wilayah Klaten ini terjadi beberapa bulan lalu, tepatnya pada 1 Februari. Saat itu, terjadi hujan deras sehingga talut di sekitar lokasi tak kuat menahan air.
Akibatnya talut setinggi sepuluh meter dan panjang 20 meter ambrol dan membuat jalan menuju Klaten di Dusun Mangli, Hargomulyo nyaris putus. “Ternyata setelah tiga bulan, kerusakan itu belum juga diperbaiki,” kata Sugiyanto kepada Harianjogja.com, Jumat (12/5/2017).
Menurut dia, akibat kerusakan tersebut, pengendara yang melintas harus berhati-hati. Sebab, kondisi badan jalan sudah tergerus longsoran. Untuk berjaga-jaga, di sekitar lokasi hanya dipasangi karung pasir sebagai penanda ada jalan longsor.
“Kami hanya bisa berharap agar itu segera diperbaiki. Apalagi di sekitar lokasi tidak dapat digunakan untuk simpangan kendaraan roda empat, sehingga salah satu kendaraan harus mengantre untuk dapat melintas,” katanya lagi.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Desa Hargomulyo Sumaryanta. Menurut dia, kerusakan tersebut sudah dilaporkan ke pemerintah provinsi melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul.
Hanya saja, sambung dia, upaya perbaikan belum terlaksana hingga sekarang. “Saya dengar upaya perbaikan masih dalam tahap perencaan. Tapi itu sampai kapan, apalagi kerusakannya sudah cukup lama,” kata Sumaryanta.
Dia mengungkapkan, kerusakan tersebut selain mengganggu akses jalan menuju wilayah Klaten, Jawa Tengah, kondisi ini berdampak terhadap rumah warga yang berada di bawah talut.
Dari data yang ada, terdapat tiga rumah yang berpotensi terkena longsor susulan. “Jelas warga khawatir akan adanya longsor susulan. Sementara upaya perbaikan belum ada tanda-tanda akan dimulai hingga sekarang,” ungkapnya.
Kepala DPUPRKP Gunungkidul Eddy Prapotono mengungkapkan, pihaknya sudah melaporkan kerusakan jalan provinsi di Gedangsari ke Pemerintah DIY. Oleh karenanya, untuk perbaikan, Eddy mengaku menyerahkan sepenuhnya ke provinsi selaku pemilik jalan.
“Tugas kita melaporkan. Sedang untuk peraikan itu kewenangan provinsi karena status jalan tersebut merupakan milik Pemerintah DIY,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga perahu nelayan Gunungkidul terbalik dalam kurang dari 24 jam. Tujuh nelayan selamat di tengah gelombang yang naik.
Disnaker Sleman mencatat 318 pekerja terkena PHK hingga semester I 2026. Kondisi ekonomi dan finansial perusahaan menjadi pemicunya.
An Se-young meraih gelar juara dunia 2026 setelah mengalahkan Akane Yamaguchi tanpa kehilangan satu gim di New Delhi.
Di Klaten ada Kampung Dolanan Sidowayah yang kini menghadirkan permainan tradisional, edukasi sains, siklus air, dan penjernihan air.
Sekitar 30 anak Magelang memamerkan 46 karya lukisan dalam Ruang Khayal Anak #1 di Loka Budaya hingga 27 Agustus 2026.
Hari pertama Cherrypop 2026 di Candi Prambanan menyatukan beragam genre, menghadirkan musisi “mitos”, pop Jawa, hingga musisi Jepang.