TRANS JOGJA : Operasi Perdana, 4 Jalur Baru Lewati Kampus Besar, Daerah Mana Saja?

Bus baru Trans Jogja berwarna biru siap mengaspal, Rabu (25/5/2016). (Gilang Jiwana/JIBI - Harian Jogja)
15 Mei 2017 09:22 WIB Sunartono Jogja Share :

Trans Jogja akan mengoperasikan jalur baru

Harianjogja.com, JOGJA -- Dinas Perhubungan (Dishub) DIY telah mengoperasikan empat jalur baru Trans Jogja sejak Jumat (12/5) pekan lalu. Kini tersisa dua jalur yang belum bisa dioperasikan dari total 17 perencanaan jalur Trans Jogja.

Kepala UPTD Trans Jogja Dinas Perhubungan DIY Sumariyoto menjelaskan, pengoperasian empat jalur, maju tiga hari lebih awal dari target sebelumnya yaitu Senin (15/5/2017). Alasannya, karena sarana prasarana, baik armada berikut perlengkapannya hingga SDM sudah siap. Sehingga pada Jumat (12/5/2017) pekan lalu mulai dioperasikan dari pagi hingga jelang malam. "Karena sudah siap kami operasikan lebih awal, ternyata sebelum tanggal 15 [Mei] bisa. Tetapi kami belum evaluasi meskipun sudah operasi tiga hari," terangnya, Minggu (14/5/2017).

Ia menambahkan, keempat jalur tersebut antara lain jalur 5A dan 5B yang menyasar sisi utara Kota Jogja dengan melewati Terminal Jombor, Jalan Magelang, Adisutjipto, Seturan, Ringroad utara, Monjali. Kedua jalur ini menyasar sebagian besar kampus penting di sisi utara Kota Jogja. Mulai dari UGM, UNY, UIN, UAJY, STTNAS, UPN, AMIKOM, MMTC, serta berbagai lembaga pendidikan jenjang SMP maupun SMA.

Sedangkan jalur 6A dan 6B menyasar ringroad selatan hingga barat dan sebagian ke tengah kota. Sejumlah kampus yang dilewati antara lain, UMY, STIKES A. Yani. Menariknya jalur ini menyasar sebagian besar jalan yang belum pernah dilewati Trans Jogja.

Sumariyoto menambahkan, keempat jalur itu didukung masing-masing tiga armada karena keterbatasan bus. Ia memperkirakan waktu tunggu keempat jalur ini bisa mencapai 30 menit jika tidak terjadi kemacetan. Penambahan armada yang ideal saat ini masih diupayakan oleh pihak operator terutama dari PT Jogja Tugu Trans (JTT). "Sementara empat jalur itu jalan dulu sembari sosialisasi, nanti akan ditambah lagi armadanya," tegas dia.

Dengan demikian, lanjutnya, saat ini Pemda DIY masih memiliki tanggungan dua jalur lagi yang belum dioperasikan yaitu jalur 8 dan jalur 10. Untuk dapat mengoperasikan kedua jalur ini, Dishub DIY kembali harus bernegoisasi dengan kru angkutan perkotaan. Tak kalah pentingnya menunggu penambahan bus dari pihak operator yang dijanjikan pada Agustus 2017 mendatang. "Total sekarang sudah ada 15 jalur, kekurangan dua itu saat ini terus kami upayakan, agar total menjadi 17 [jalur]," ungkapnya.