KAMPUS JOGJA : Musyawarah Nasional IHAMAFI XIV, Rekor Baru Tercipta di Jogja

Ilustrasi ilmu fisika (Google image)
15 Mei 2017 02:22 WIB Jogja Share :

Kampus Jogja menggelar munas kajian fisika.

Harianjogja.com, JOGJA - Sejarah baru tercipta dalam Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Himpunan Mahasiswa Fisika Indonesia (IHAMAFI) XIV yang berlangsung di Jogja, 12-20 Mei ini. Penyelenggaraan kongres yang berlangsung di Kota Pendidikan ternyata mampu menyedot jumlah peserta paling banyak sepanjang pelaksanaan agenda tersebut.

Koordinator Munas IHAMAFI XIV Ari Saputra mengungkapkan, jumlah peserta kongres yang hadir mencapai 161 mahasiswa. Mereka adalah duta mahasiswa program Pendidikan Fisika dari seluruh kampus di Indonesia yang tergabung dalam IHAMAFI.

"Sejauh ini agenda  paling banyak pesertanya saat berlangsungnya Munas IHAMAFI XIII di Universitas Indonesia, dua tahun lalu," ujarnya kepada Harian Jogja di sela-sela agenda rangkaian Munas yang berlangsung di Kampus III Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), Sabtu (13/5/2017) sore.

Munas yang berlangsung di Jogja juga cukup istimewa. Pasalnya melibatkan empat kampus sebagai simbol eratnya kerukunan antarkampus. Adapun empat kampus yang ambil bagian untuk menyukseskan Munas adalah UGM, UNY, UIN Sunan Kalijaga dan UST. Semua kampus tersebut memiliki prodi Pendidikan Fisika sehingga terlibat aktif dalam IKAMAFI.

"Pembukaan sudah berlangsung di UGM kemarin. Kemudian UIN Suka menjadi tempat Munas. UST ambil bagian untuk mengisi lomba poster tentang science dan UNY nanti akan menjadi penyelenggara field trip bagi peserta," jelas dia.

Ari menjelaskan konsep Munas IKAMAFI di Jogja saat ini memang dibuat beda. Para peserta diajak untuk larut dalam kegiatan lain, tidak hanya terfokus pada Munas saja. Seperti perhelatan lomba poster yang bertempat di UST merupakan cara memberikan warna berbeda di sela-sela pelaksanaan Munas.

"Field trip dan lomba poster ini sebagai pewarna dalam Munas ini. Jadi peserta bisa lebih antusias," imbuh dia.

Lomba poster yang berlangsung di UST itu pun cukup bergengsi. Lomba itu memperebutkan empat trofi. Juara pertama berhak menerima piala gubernur dan uang pembinaan Rp750.000. Juara kedua mendapatkan piala walikota dan uang pembinaan Rp500.000. Juara ketiga piala rektor dan uang pembinaan Rp300.000. Ada pula nantinya yang menjadi juara favorit versi IKAMAFI.

"Lomba poster ini pergabungan antara kebudayaan dan sains," jelas Ari.

Kegiatan lomba poster dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor III UST Widodo Budi. Dalam sambutannya dia memberikan apresiasinya atas kreativitas para mahasiswa prodi Fisika yang tergabung dalam IKAMAFI. Dia juga menceritakan konon merupakan mahasiswa prodi Fisika UGM.

Lebih lanjut Widodo berharap ke depan lomba poster ini para siswa dari jenjang SMA dan SMK.

"Tujuannya agar bsa mensosialisasikan bahwa fisika itu tidak sulit. Marilah kita memasyarakatkan fisika dan memfisikan masyarakat agar ke depan fisika itubisa menarik siswa dan tidak menjadi momok dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah," harap dia.