Harga Bahan Pangan Mulai Naik

Wasirah, pedagang Pasar Wates terpaksa mengurangi jumlah cabai dagangannya akibat pasokan menipis dan harga melambung tinggi. Kini, ia hanya menyediakan 5 kilogram tiap jenis cabai per hari, Senin(19/12/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)Harian Jogja - Sekar Langit Nariswari
17 Mei 2017 16:20 WIB Rima Sekarani Kulonprogo Share :

Harga sejumlah komoditas bahan pangan mengalami kenaikan menjelang Ramadan

 

Harianjogja.com, KULONPROGO-Harga sejumlah komoditas bahan pangan mengalami kenaikan menjelang Ramadan. Kenaikan harga diperkirakan masih berlanjut hingga Lebaran nanti.

Daging ayam menjadi salah satu komoditas yang naik harganya. Pekan lalu, daging ayam masih dijual dengan seharga Rp28.000 per kilogram (kg). Namun, harganya saat ini sudah Rp30.000 per kg.

“Ini sudah biasanya. Harga bakal makin mahal mendekati lebaran karena. Dulu pernah sampai Rp40.000,” kata Asri, pedagang di Pasar Wates, Kulonprogo, Rabu (17/5/2017).

Pedagang lainnya, Sutopo mengungkapkan, telur ayam juga mengalami kenaikan harga sebanyak Rp3.000 sejak tiga hari lalu. Sutopo mengaku menjual telur ayam seharga Rp21.000 per kg dari sebelumnya Rp18.000 per kg.

“Biasanya mau lebaran itu suka naik lagi karena banyak yang cari untuk bikin roti. Harganya bisa sampai Rp24.000 nanti,” ujar Sutopo.

Berdasarkan pantauan di Pasar Wates, harga berbagai macam sayuran juga meningkat pada kisaran Rp1.000 hingga Rp2.000. Diantaranya harga kentang yang naik dari Rp13.000 menjadi Rp14.000 per kg, wortel dijual seharga Rp9.000 dari sebelumnya Rp7.000 per kg, bahkan daun bawang yang semula Rp5.000 ikut naik menjadi Rp7.000 per kg.

Meski begitu, ada sejumlah komoditas yang harganya cenderung stabil. Kondisi itu antara lain berlaku bagi bawang merah yang dijual Rp25.000 dan cabai merah keriting seharga Rp27.000 per kg.

Harga cabai rawit pun stabil meski masih terbilang tinggi, yaitu sekitar Rp50.000 per kg. Selain itu, terdapat pula komoditas yang harganya justru turun. Salah satunya adalah bawang putih yang kini dijual seharga Rp55.000 dari sebelumnya Rp60.000 per kg.