BANDARA KULONPROGO : AP I Langsung Desak Bupati Baru

Seorang petugas dari PT Angkasa Pura I memotret rumah milik warga yang sebelumnya menyatakan menolak pembangunan bandara di Dusun Sidorejo, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Selasa (4/4/2017).(Rima Sekarani I.N./JIBI - Harian Jogja)
23 Mei 2017 09:40 WIB Rima Sekarani Kulonprogo Share :

Hasto dan Sutedjo padahal baru beberapa jam dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kulonprogo

Harianjogja.com, KULONPROGO—PT Angkasa Pura I langsung mendesak Hasto Wardoyo dan Sutedjo untuk mendukung percepatan pembangunan bandara di Kecamatan Temon. Hasto dan Sutedjo padahal baru beberapa jam dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati di Kepatihan, Jogja, Senin (22/5/2017).

Beberapa jam setelah pelantikan itu, Project Manager Pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I, Sujiastono, mengingatkan koordinasi antara PT Angkasa Pura I dan Pemkab Kulonprogo harus ditingkatkan kualitasnya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang bisa menghambat pembangunan bandara baru di Temon.

“Semoga bisa membantu mempercepat akselerasi pembangunan bandara sesuai kewenangannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kulonprogo,” katanya, Senin.

Sujiastono lalu mengatakan pihaknya masih melakukan sejumlah kegiatan dalam tahap perencanaan sebelum pembangunan fisik bandara dimulai pada Agustus mendatang, seperti penyusunan dokumen studi analisis dampak lingkungan (amdal), kajian topografi hingga penyelesaian penyusunan detail desain bangunan fisik bandara.

Hasto Wardoyo mengatakan segera mempelajari kembali beberapa permasalahan terkait pembangunan NYIA, terutama yang menyangkut warga terdampak. Soal pengajuan diskresi oleh WTT, dia bakal berusaha mencari celah agar permohonan itu mendapatkan persetujuan dari pusat.