PENCURIAN SLEMAN : 15 Pasang Mukena di Bandara Adisutjipto Hilang, Begini Kronologinya

25 Mei 2017 00:26 WIB Mediani Dyah Natalia Sleman Share :

Pencurian Sleman dilakukan di Masjid Bandara Adisutjipto

Harianjogja.com, SLEMAN -- Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta pada Kamis (24/5/2017) pukul 08.15 WIB mengamankan pelaku pengambilan mukena. Aksi pencurian ini terekam beberapa Musala Terminal A dan B Bandara Adisutjipto.

Berdasarkan laporan kronologis kejadian, pencurian mukena di Musala Lobby Terminal A Bandara Adisutjipto terjadi pada 19, 20, 22 dan 23 Mei 2017. Laporan ini menjadi acuan untuk melakukan pemantauan CCTV. Dari rekaman kamera tersebut, diketahui pelaku merupakan satu orang yang sama dan terjadi di luar jam ibadah.

Rabu pagi, tepatnya pukul 06.00 WIB kembali dilakukan pemantauan CCTV untuk melacak pelaku. Dari pemantauan tersebut, sekitar  08.15 WIB pelaku terlihat masuk ke Musala, mengambil mukena dari lemari penyimpanan dan kembali keluar dari area tersebut.

Mendapati kejadian tersebut, petugas CCTV segera melaporkan kepada Squad Leader Aviation Security untuk dapat dilakukan tindakan lanjutan. Pihak PT. Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta melalui Squad Leader Aviation Security, Anis Febriyanti dan Moch. Arif W mengamankan pelaku yang ditemukan tengah duduk di area lobby. Selanjutnya, pelaku dimintai keterangan di Posko Aviation Security (Avsec) oleh Petugas Avsec bersama dengan Satpom AU.

Pelaku yang merupakan Wanita, 61, kelahiran Wonogiri, adalah warga Sidobali, Umbulharjo, Sleman Yogyakarta, mengaku telah melakukan tindakan pengambilan mukena dari Musala Bandara Adisutjipto sebanyak tiga kali. Sesuai dengan keterangan Pelaku kepada Petugas Avsec dan Satpom AU saat ditanyai, motif tindakan pengambilan mukena yang terjadi di Musholla Terminal A dan B Bandara Adisutjipto Yogyakarta adalah untuk kemudian dijual kembali di Pasar Beringharjo.

“Kronologis kejadian tersebut telah termonitor oleh Petugas kami. Pada intinya, bukan tertuju pada hilangnya 15 pasang mukena karena kejadian tersebut, melainkan penertiban ini dilakukan guna menjaga kenyamanan dan kemanan bagi para pengguna jasa bandara udara khususnya di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta. Kami berharap dengan kejadian ini dapat menjadi evaluasi bagi manajemen, sekaligus dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat,” jelas General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama seperti dikutip dari rilis yang Harianjogja.com terima, Rabu (24/5/2017).

Sebagai informasi, Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta meningkatkan kenyamanan pengguna jasa bandar udara dengan menyediakan fasilitas di kelima Musala yang berada di Terminal A dan Terminal B. Manajemen pun melakukan perawatan rutin dengan melakukan penggantian mukena setiap hari dengan warna mukena yang berbeda.

Terkait kasus ini, Agus mengajak pengguna jasa bandar udara untuk ikut menjaga fasillitas yang disediakan.

“Atas kejadian tersebut, kami sampaikan terima kasih kepada petugas kami di lapangan yang telah mengambil tindakan dan proses penanganan yang sesuai dengan prosedur. Selanjutnya kami serahkan kepada pihak yang berwenang,” tambah Agus Pandu Purnama.

Pelaku kemudian diserahkan kepada pihak Polsek Depok Timur oleh Petugas Avsec melalui Satpom AU untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.