Ramadan, Kapolda Minta Ormas Tak Lakukan Sweeping

Kapolda DIY Brigjen Polisi Ahmad Dhofiri ketika memberikan sambutan dalam Seminar Nasional Implementasi UU ITE untuk Mencegah Hoax di Media Sosial yang diselenggarakan Akademi BSI di Hotel Tara, Rabu (12/4/2017). (Arif Wahyudi/JIBI - Harian Jogja)
26 Mei 2017 20:55 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Kapolda DIY Brigadir Jenderal Ahmad Dhofiri meminta masyarakat DIY untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama ramadan

 

Harianjogja.com, JOGJA- Kapolda DIY Brigadir Jenderal Ahmad Dhofiri meminta masyarakat DIY untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadan. Tidak boleh ormas mana pun untuk melakukan sweeping.

"Untuk sweeping merupakan tanggung jawab polisi, jika ada akan kami tindak," kata Dhofiri disela-sela acara Gerak Jalan Shat Kerukunan dan Apel Kesetiaan Pancasila di Kantor Wilayah Kementrian Agama DIY, Jalan Sukonandi, Umbulharjo, Jogja, Jumat (26/5/2017).

Dhofiri mengatakan sebelum ramadan, polisi sudah melakukan operasi cipta kondisi dengan sasaran penyakit masyarakat, seperti judi dan minuman keras. Namun, jika masyarakat masih menemukan penyakit masyarakat agar melaporkan ke kepolisian terdekat untuk ditindak.

Kepala Bidang Humas Polda DIY, AKBP Yulianto mengatakan razia penyakit masyarakat akan terus digelar sebelum dan selama ramadan. Tidak hanya oleh petugas gabungan, namun masing-masing polsek juga melakukan razia.

Yulianto meyakini DIY selalu dalam kondisi aman. "Sejak beberapa tahun terakhir sudah tidak ada ormas yang melakukan sweeping. Semuanya mempercayakan pada polisi," klaim Yulianto.