Advertisement
LEBARAN 2017 : Ingat-Ingat 3D untuk Tangkal Uang Palsu
Advertisement
Masyarakat diharapkan segera melapor apabila menemukan atau menerima uang palsu
Harianjogja.com, KULONPROGO—Masyarakat diminta mewaspadai peredaran uang palsu yang rawan terjadi menjelang Lebaran. Masyarakat diharapkan segera melapor apabila menemukan atau menerima uang palsu agar bisa ditindaklanjuti secepatnya oleh pihak kepolisian.
Advertisement
Kepala Polda DIY Brigjen Pol Ahmad Dhofiri mengaku Polda telah mengambil langkah untuk mengantisipasi peredaran uang palsu yang diperkirakan berpotensi marak terjadi setiap mendekati Lebaran. Salah satunya adalah bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY dalam memperketat pengawasan terdapat potensi peredaran uang palsu.
“Sampai sekarang belum ada temuan uang palsu tapi masyarakat harus selalu waspada,” ungkap Dhofiri seusai safari salat subuh di Masjid Jami Wates, Kulonprogo, Sabtu (10/6). Ada beberapa cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk memastikan keaslian uang rupiah.
Prinsip 3D atau dilihat, diraba dan diterawang masih bisa diterapkan. Masyarakat bisa melihat apakah warnanya sesuai dengan rupiah asli yang diedarkan Bank Indonesia, meraba untuk mengecek adanya tanda cetakan yang terasa kasar dan menerawang apakah ada watermark yang terlihat pada uang kertas tersebut. “Kalau ada [kasus uang palsu], polisi akan mengambil tindakan tegas,” kata Dhofiri menegaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Tabrak Truk yang Putar Balik, Pengendara Motor Tewas di Gamping Sleman
Advertisement
Advertisement





