Advertisement
LEBARAN 2017 : Jumlah Pemudik Diprediksi Naik, Ratusan Armada Disiapkan
Advertisement
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gunungkidul memprediksi jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini akan bertambah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gunungkidul memprediksi jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini akan bertambah. Oleh sebab itu ratusan armada telah disiagakan dan telah diperiksa kelayakannya.
Kepala Bidang Kepala Bidang Angkutan dan Terminal, Dishub Gunungkidul mengatakan kesiapan angkutan lebaran telah mencapai 100%. Baik dari segi ketersediaan maupun kelayakan armada yang akan digunakan dalam arus mudik tahun ini sudah siap.
Advertisement
Dia menuturkan kurang lebih terdapat 560 armada yang telah dipersiapkan. Armada terdiri dari angkutan antar kota antar propinsi (AKAP) sebanyak 70 armada, Antar kota dalam provinis (AKDP) sebanyak 50 armada.
Selain armada bus, pada mudik tahun ini juga didukung oleh Angkutan Pedesaan (Angkudes) sebanyak 400 armada, dan juga Angkutan Perkotaan (Angkot) sebanyak 40 armada.
"Seluruh armada sudah dipersiapkan untuk menunjang arus mudik lebaran mendatang, jika dilihat dari jumlah pemudik pada tahun lalu maka armada yang tersedia akan mencukupi," katanya, Minggu (18/6/2017).
Lanjut Kuncoro, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap kelayakan angkutan lebaran atau Ram check sebanyak dua kali. Dari hasil pemeriksaan terdapat beberapa armada yang dinilai tidak laik jalan.
Terdapat keretakan pada kaca bus, sampai kondisi rem, ban, mesin yang kurang layak. Angkutan lebaran tersebut pun direkomendasikan untuk tidak diberangkatkan.
"Dari pemeriksaan kemarin di Terminal Dhaksinarga, ada satu unit bus yang retak kacanya. Kami pun tidak merekomendasikan untuk diberangkatkan," ujarnya.
Selain pemeriksaan kendaraan, pengemudi pun diperiksa kondisi kesehatannya, mulai dari cek tekanan darah, sampai tes urin untuk mengantisipasi supaya pengemudi dalam kondisi sehat.
Kuncoro mengatakan untuk arus mudik lebaran pada tahun 2017 ini jumlah pemudik untuk angkutan bus diprediksi mengalami penurunan, namun untuk jumlah pemudik sendiri diperkirakan akan mengalami kenaikkan hingga 10%.
Dari data 2016 lalu, jumlah pemudik yang datang melalui terminal terdapat 13.795 pemudik, yang diangkut 1600 bus AKAP dan AKDP. "Jumlah pemudik kemungkinan akan naik tahun ini, namun untuk pemudik dengan angkutan umum trennya justru menurun," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement




