Advertisement
MUDIK LEBARAN 2017 : 22.156 Perantau Balik Lewat Terminal Jombor
Advertisement
Hingga H+7 ribuan pemudik antre meninggalkan Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN- Hingga H+7 ribuan pemudik antre meninggalkan Sleman. Selain di Terminal Jombor, para pemudik yang akan balik berjubel di Terminal Prambanan.
Advertisement
Dari pantauan Harianjogja.com, di Terminal Prambanan ratusan calon penumpang tengah menunggu di tempat agen-agen bus usai membeli tiket. Terlihat enam bus dengan tujuan Tangerang dan Jakarta menunggu giliran berangkat.
Pemandangan yang sama juga termonitor di Terminal Jombor. Belasan bus menunggu penumpang naik sebelum berangkat ke Jakarta. "Ini yang berangkat kebanyakan ke Jakarta," kata petugas pemantau Terminal Jombor Toto Sarmono kepada Harianjogja.com, Senin (3/7/2017).
Dijelaskan Toto, meski masih banyak penumpang di terminal ini namun puncak arus balik terjadi pada Sabtu (1/7/2017) lalu. Pasalnya, para parantau mengejar waktu agar bisa masuk kerja pada Senin (3/7/2017).
"Biar tidak kejebak macet banyak yang berangkat Sabtu. Minggu kemarin [lusa] banyak juga tapi nggak sebanyak keberangkatan Sabtu," katanya.
Berdasarkan data jumlah penumpang yang turun dan naik pada musim libur lebaran tahun ini, sambung Toto, terjadi penurunan jumlah penumpang. Pada 2016 jumlah angkutan lebaran sebanyak 2.366 unit dan jumlah penumpang 25.560 orang (penumpang naik 17.110 orang dan penumpang turun 8.450 orang) sementara pada libur lebaran pada 2017 jumlah angkutan tercatat 3.464 unit dengan total penumpang 22.156 orang (penumpang naik 17.082 orang dan penumpang turun 6.074 orang).
"Jumlah penumpang turun 17,62 persen dan jumlah armada bus naik 33.73 persen. Tahun ini lebih sepi," ujarnya.
Selain lebih banyak program mudik/balik bareng, katanya, faktor penurunan jumlah penumpang bus disebabkan pemudik masih banyak menggunakan kendaraan pribadi.
Ditambahkan petugas input data Terminal Jombor Nunung Setya Nugroho, rata-rata jumlah penumpang yang naik dari terminal tipe B ini setiap hari mencapai 2.000 orang.
Pada H2 misalnya, jumlah penumpang mencapai 2.105 orang, H+1 (2.093 orang), H+2 (2.080 orang), H+3 (2.574 orang), H+4 (2.702 orang), H+5 (2.878 orang), H+6 (2.755 orang) dan H+7 (2.100 orang).
"Kebanyakan penumpang ke arah Jakarta dan Semarang. Setiap hari selama arus balik sekitar 2.000 orang. Selama arus balik para penumpang diangkut oleh 1.900 bus untuk tujuan berbagai daerah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement




