Advertisement
KULINER GUNUNGKIDUL : Kicikan Sapi, Kuliner Khas Banjardowo
Advertisement
Kuliner khas yang tak banyak dijumpai disajikan dalam gelar budaya dan produk pangan lokal dalam rangka merti Dusun Banjardowo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kuliner khas yang tak banyak dijumpai disajikan dalam gelar budaya dan produk pangan lokal dalam rangka merti Dusun Banjardowo, Gedangrejo, Kecamatan Karangmojo Gunungkidul. Salah satunya adalah kicikan sapi yang konon berasal dari Banjardowo.
Advertisement
Dalam puncak acara merti dusun yang digelar Kamis (20/7/2017) kemarin, puluhan makanan olahan disajikan dan dipamerkan seperti kacang mete, tiwul, dan berbagai macam kripik. Namun terdapat salah satu kuliner khas yang konon pertama kali berasal dari Banjardowo, yakni kicikan.
Makanan yang berbahan baku jeroan sapi, terdiri dari paru, jeroan, kulit, gajih dan babat itu menjadi salah satu makanan khas yang belum banyak dikenal banyak orang. Sajian jeroan sapi yang dimasak dengan rempah-rempah bercitarasa gurih ini biasanya dibungkus dengan daun jati dan dihidangkan bersama nasi panas.
Salah seorang tokoh masyarakat di Dusun Banjardowo, Suraji Rahmat mengatakan kicikan sudah ada sejak ratusan tahun lalu, turun temurun oleh leluhur, dan masih bertahan hingga sekarang.
“Sejak saya kecil sudah ada. Dulu yang ahli memasak kicikan itu rumahnya di depan Balai Dusun Banjardowo, tapi sekarang sudah meninggal kemudian turun-temurun,” katanya, Kamis kemarin.
Dia berkisah, jika nenek moyang terdahulu memasak jeroan sapi lantaran lebih murah dari daging sapi. Dan bahkan tidak bernilai atau tidak dimanfaatkan, namun kemudian dimanfaatkan menjadi makanan yang memiliki cita rasa yang khas.
“Masaknya pun tidak sembarangan, biasanya untuk memasak kicikan harus pakai biang [kuah kicikan dari masakan sebelumnya],” kata dia, Rabu (20/7).
Dengan proses masak yang khas itu menghasilkan cita rasa khas dan tidak dapat ditemui di daerah lain. Hal itu pula yang membuat sejumlah warga Banjardowo yang berada diperantauan kerap kali merindukan cita rasa kicikan khas Banjardowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement





