Advertisement
INFRASTRUKTUR KULONPROGO : Pelebaran Jalan Ditargetkan Selesai Agustus
Advertisement
Pelebaran jalan di depan SMK Bopkri Wates, Kabupaten Kulonprogo yang mulai dikerjakan sejak awal Mei 2017 ditargetkan rampung pada akhir Agustus atau paling lambat awal September tahun ini
Harianjogja.com, KULONPROGO--Pelebaran jalan di depan SMK Bopkri Wates, Kabupaten Kulonprogo yang mulai dikerjakan sejak awal Mei 2017 ditargetkan rampung pada akhir Agustus atau paling lambat awal September tahun ini.
Advertisement
Pelebaran dilakukan karena tikungan di Jalan Sugiman itu dianggap terlalu menjorok dan sempit sehingga kerap menimbulkan kemacetan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Kulonprogo Nurcahyo Budi Wibowo menyampaikan pengerjaan proyek berjalan dengan lancar dan kini sudah mencapai 40%.
"Instalasi kabel dari Telkom sudah dipindahkan. Kemarin memang sempat ada kendala sedikit, kabel dari Telkomsel sempat terkena, tapi itu juga sudah di selesaikan. Pembebasan lahan juga sudah rampung sejak tahun 2016," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (21/7/2017).
Nurcahyo Budi Wibowo melanjutkan pengaspalan belum bisa dilakukan karena masih harus memindahkan tiang milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang masuk dalam area pelebaran.
Tapi ia menyebut pemindahan hanya menunggu waktu karena PLN sudah menyanggupi pemindahan. Hanya saja, imbuhnya, PLNĀ perlu waktu persiapan karena tiang tersebut terdapat trafo dan dilewati tegangan tinggi.
Barulah setelah tiang kabel PLN dipindahkan, tambahnya, pengaspalan akan langsung dikerjakan. Menurutnya pengaspalan tidak akan memakan waktu lama.
"Kalau ngaspal cepet selesai. Semoga bisa lebih cepat selesainya supaya bisa beralih ke proyek-proyek lain. Di Alun-Alun Wates bagian selatan juga rencananya ada pelebaran jalan karena tikungannya sempit," jelasnya.
Menurutnya pelebaran tikungan di Jalan Sugiman didasari oleh keadaan lalu lintas di area itu yang cenderung ramai dan bentuk tikungan yang agak menjorok sehingga pengendara yang datang dari arah barat maupun timur kesulitan untuk melihat kendaraan yang datang dari arah berlawanan.
Karena itu ia berharap ketika tikungan menjadi lebih lebar pandangan pengendara bisa lebih luas sehingga semakin aman dan tentunya lancar.
Nurcahyo Budi Wibowo menambahkan pelebaran tikungan menjadi satu paket dengan pelebaran di Jalan Moh. Dawam dengan anggaran kurang lebih sebanyak Rp1,8 miliar.
"Tapi pelebarannya tidak banyak, hanya 30 sampai 40 cm. Aspalnya dipenuhkan sampai trotoar, karena di kota targetnya aspal harus sampai trotoar," bebernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement




