Advertisement
PERTANIAN KULONPROGO : Mencegah Wereng Dengan Pengawasan Rutin
Advertisement
Para petani dianjurkan untuk melakukan pengawasan rutin mulai dari awal penanaman padi hingga menjelang panen
Harianjogja.com, KULONPROGO-Para petani dianjurkan untuk melakukan pengawasan rutin mulai dari awal penanaman padi hingga menjelang panen agar ancaman gagal panen akibat serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) wereng batang coklat bisa segera diantisipasi.
Advertisement
Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Pengendali Organisme Penganggu Tanaman (POPT) Kabupaten Kulonprogo Ngadiran dalam sosialisasi antisipasi dan pengendalian wereng batang coklat di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulonprogo, Kamis (27/7/2017).
Ngadiran menyatakan biasanya para petani terkecoh dengan keberadaan wereng batang coklat. Mereka tidak melakukan pengamatan yang rutin dan seksama untuk mendeteksi keberadaan wereng batang coklat sehingga baru ketahuan saat panen tiba.
“Wereng batang coklat biasanya menyerang saat sebelum panen, tepatnya dua pekan sebelum panen. Petani kadang merasa sawahnya tidak ada yang salah. Liat tanamannya bagus, tapi ternyata ada titik-titik dimana wereng tumbuh,” ujarnya seusai sosialisasi.
Ia menyebut langkah-langkah pengendalian harus dilakukan dari awal, supaya perkembangan hama tersebut bias diketahui secepat mungkin. Sehingga populasi dan serangannya bisa terkendali. Karena jika sudah menyebar tentu akan merugikan petani sendiri.
Selain menghimbau petani untuk melakukan pengamatan secara dini dan rutin, Ngadiran juga berharap petani bisa mengembangkan parasitoid atau musuh alami wereng batang coklat (contoh : laba-laba harimau dan kepik mired) serta menumpuk jerami di lahan.
“Pengelolaan eksosistem yang sehat juga penting. Jangan sembarangan menggunakan pestisida terus menerus, tanpa ada rekomendasi POPT. Petani itu kan apa yang dimaui, itu yang dilakukan, tapi kalau sudah ada rekomendasi POPT artinya sudah jelas pestisidanya khusus untuk wereng batang coklat atau bukan,” tambahnya.
Tapi ia menyebut kondisi di Kulonprogo sampai saat ini masih terbilang aman, serangan wereng batang coklat belum mencapai angka diatas 50% yang bisa menyebabkan gagal panen.
Menurutnya ada beberapa titik di Kuloprogo yang pada panen sebelumnya ada serangan OPT tersebut seperti di Kecamatan Girimulyo, Pengasih, Nanggulan, dan Sentolo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




