Advertisement
20 Pelajar DIY Ikut Program Siswa Mengenal Nusantara
Advertisement
Sebanyak 20 pelajar SMA/SMK dan SLB DIY mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2017
Harianjogja.com, SLEMAN - Sebanyak 20 pelajar SMA/SMK dan SLB DIY mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2017 dengan mengunjungi sejumlah tempat bersejarah selama sepekan.
Advertisement
Puluhan pelajar yang melalui tahapan seleksi ketat itu diberangkatkan menuju Padang Sumater Barat oleh PT Bank Negara Indonesia (BNI), pada Minggu (6/8/2017) lalu.
Dari 20 pelajar yang diberangkatkan, dua di antaranya anak berkebutuhan khusus (ABK). Nurul Wasliyah selaku Guru SLB Negeri 2 Bantul mengatakan, kedua siswanya yang turut dalam program siswa mengenal nusantara adalah, Wahyu Rahmad Dullah dan Husna Fajri Azzahra asal Bantul.
Menurutnya, melalui program itu dapat mengenalkan wawasan di luar daerah bagi ABK. "Harapannya setelah mereka mengikuti program pertukaran pelajar ini, bisa meningkatkan semangat belajarnya dalam segala hal," terangnya dalam rilis kepada Harianjogja.com, Senin (7/8/2017).
Pemimpin BNI Kantor Cabang Wilayah Jogja Arif Suwasono mengatakan, pelajar yang mengikuti merupakan kelas XI dan XII. Mereka telah melalui seleksi ketat oleh Disdikpora DIY dan BUMN, mulai dari tahap administrasi, pengetahuan kebangsaan, kedaerahan, psikotes hingga tes wawancara untuk menggali potensi kepemimpinan dan motivasi dalam mengikuti program.
Hingga terpilih 20 pelajar dari perwakilan DIY, terdiri atas Kota Jogja dan Bantul masing-masing lima pelajar serta Sleman dan Kulonprogo masing-masing empat pelajar kemudian Gunungkidul ada dua pelajar.
"Kami memprioritaskan juga dari keluarga kurang mampu, tetapi mereka juga memiliki kepribadian, budi pekerti yang baik, mudah bersosialisasi dan berprestasi," ungkap dia.
Ia menambahkan para peserta program Siswa Mengenal Nusantara, akan diajak mempelajari seni budaya, sosial masyarakat dan ekonomi di Padang, Sumatera Barat. Langkah itu diharapkan dapat memperkuat rasa persaudaraan, persatuan kesatuan bangsa. Pelajar juga diajak ke tempat cagar budaya seperti Istana Pagaruyung, Museum Adityawarman. Siswa dari Jogja akan diajak belajar kearifan lokal melalui tarian khas Sumatra Barat seperti Tari Piring, Tari Payung, Tari Indang, Tari Pasambahan Minang yang seluruhnya syarat makna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement




