Advertisement

KELANGKAAN ELPIJI : Pelaku Usaha Diimbau Beralih ke Bright Gas

Abdul Hamied Razak
Sabtu, 02 September 2017 - 04:18 WIB
Mediani Dyah Natalia
KELANGKAAN ELPIJI : Pelaku Usaha Diimbau Beralih ke Bright Gas Bisnis/RachmanPERKETAT PENYALURANPekerja menata tabung gas elpiji 3 kg di pangkalan elpiji Jalan Ahmad Yani Bandung, Jawa Barat, Jumat (3 - 1). Khawatir terjadi peralihan konsumen elpiji 12 kg ke elpiji 3 kg akibat kenaikan elpiji 12 kg, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memperketat pengawasan perdagangan dan penyaluran elpiji 3 kg.

Advertisement

Kelangkaan elpiji diantisipasi dengan menambah kuota

Harianjogja.com, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Pertamina Divre Jogja Dan Hiswana Migas DIY sepakat untuk menambah kuota fakultatif LPG subsidi 3 Kg mulai September ini.  Tambahan fakultatif tersebut sebesar  5,8% dari kuota reguler.

Advertisement

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/2017/09/01/kelangkaan-elpiji-antisipasi-kuota-naik-58-847940">KELANGKAAN ELPIJI : Antisipasi, Kuota Naik 5,8%

Plt. Kepala Bagian Perekonomian Setda Sleman Dwi Anta Sudibya mengimbau pada pelaku usaha agar menggunakan gas non subsidi ‘bright’ berukuran 5 Kg dan 10 Kg.

"Pelaku usaha tidak diperbolehkan menggunakan gas bersubsidi," ujarnya, Jumat (1/9/2017).

Menurutnya, masih banyak pengusaha yang sejatinya secara ekonomi mampu tetapi menggunakan gas bersubsidi. Dia menyontohkan, adanya Rumah Pemotongan Ayam di daerah Maguwoharjo yang menggunakan LPG subsidi 3 Kg dalam menjalankan usahanya.

“LPG subsidi 3 Kg kan untuk masyarakat tidak mampu, kami harap para pelaku usaha untuk menggunakan bright gas 5Kg atau 10 Kg," tambahnya.

Penambahan gas 3kg tersebut juga tidak lepas dari kesulitannya masyarakat di beberapa lokasi untuk membeli gas tersebut dua pekan terakhir. Beberapa pengecer mengaku kehabisan stok sehingga warga pun harus mencari gas ke tempat yang lebih jauh. Kondisi tersebut sempat terjadi di Prambanan, Godean dan sekitar Berbah.

Kepala Dinas Perindustriaan dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Tri Endah Yitnani mengatakan ketersediaan gas 3kg hingga kini tidak mengalami persoalan. Selain stok aman, distribusi gas bersubsidi tersebut sudah berjalan baik. Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Tri Endah Yitnani mengatakan, ketersediaan gas 3kg dinilai aman. Distribusi gas dilakukan oleh 17 agen dan 1.638 pangkalan yang tersebar di wilayah Sleman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Penanganan Stunting di Indonesia Diklaim mencapai 18 Persen

News
| Rabu, 06 Desember 2023, 14:27 WIB

Advertisement

alt

Jelang Natal Saatnya Wisata Ziarah ke Goa Maria Tritis di Gunungkidul, Ini Rute dan Sejarahnya

Wisata
| Jum'at, 01 Desember 2023, 19:12 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement