Advertisement
Warga Jogja Jarang Berkunjung ke Gedung Agung, Wisatawan Mayoritas dari Luar Daerah
Advertisement
Kepala Istana Kepresidenan Jogja, Saipullah menyayangkan masih sedikitnya masyarakat DIY yang mengunjungi Istana Kepesidenan Jogja
Harianjogja.com, JOGJA--Kepala Istana Kepresidenan Jogja, Saipullah menyayangkan masih sedikitnya masyarakat DIY yang mengunjungi Istana Kepesidenan Jogja atau yang dikenal dengan nama Gedung Agung.
Advertisement
Ia menyatakan, justru masyarakat dari luar DIY yang lebih antusias dalam mengunjungi Gedung Agung. “Istana Jogja ini milik masyakat DIY, tapi masak warga luar yang lebih tahu sementara orang DIY sendiri enggak tahu,” jelasnya saat ditemui di ruangannya, Senin (2/10/2017).
Karena itulah, kata Saipullah, pihaknya terus berusaha mengajak masyarakat DIY agar berkunjung ke Gedung Agung. Bahkan, ia menyatakan pihaknya sampai memberikan fasilitas jemput bagi masyarakat lanjut usia.
Menurutnya, jika masyarakat berkunjung ke istana yang dulu pernah menjadi kediaman Presiden Sukarno itu maka akan mendapatkan banyak nilai-nilai sejarah. Pasalnya, Gedung Agung menjadi saksi tersendiri dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.
Terpisah, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi menyampaikan, mungkin yang menjadi penyebab kenapa masyarakat enggan berkunjung ke Gedung Agung adalah karena terbatasnya informasi.
Ia mengatakan, masyarakat kebanyakan belum tahu jika istana yang mulai dibangun tahun 1824 itu terbuka bagi umum, “Masyarakat enggan karena tempatnya sakral dan terkesan angker sehingga mereka tidak tahu apakah boleh masuk atau tidak,” ucapnya.
Untuk mengatasi hal ini, sebutnya, pengelola bisa memasang papan pengumuman bahwa Gedung Agung terbuka bagi umum. Papan pengumuman tersebut bisa dipasang di pagar atau depan pintu masuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement





