Advertisement
Pasar Malam Sekaten Belum Dibuka, Pedagang sudah Mulai Buka Stan
Advertisement
Meski pembukaan Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) baru dimulai pada 10 November nanti, sejumlah stan sudah mulai didirikan
Harianjogja.com, JOGJA- Meski pembukaan Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) baru dimulai pada 10 November nanti, sejumlah stan sudah mulai didirikan. Bahkan sudah beroperasi. Di antaranya stan awul-awul atau pakaian bekas dan wahana permainan.
Advertisement
Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=865207">Haryadi Minta Pedagang dan Tukang Parkir Jangan Aji Mumpung di Sekaten
Syahrul, 35, salah satu pemilik stan awul-awul di sisi barat alun-alun ini mengaku sudah beroperasi sejak tiga hari lalu. Ia menyewa stan dengan luas sekitar 100 meter per segi. Syahrul mengaku sudah sejak 2007 lalu rutin berjualan di PMPS.
"Awalnya tahu dari teman, sekarang sudah rutin ikut tiap tahun," kata dia, Rabu (1/11/2017).
Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti meminta para pelaku usaha tidak memanfaatkan gelaran Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) di Alun-alun Utara untuk mengeruk keuntungan di luar batas kewajaran, meski event itu dilaksanakan setahun sekali.
Tidak hanya para pedagang, namun juga para pengelola parkir di sekitar Alun-alun tidak nuthuk tarif parkir. "Kalau ada kenaikan tidak terlalu tinggi. Pokoknya jangan menggunakan event sekaten sebagai aji mumpung," kata Haryadi di Balai Kota Jogja.
PMPS akan digelar pada 10-30 November mendatang di Altar. Ada 486 stan yang turut memeriahkan PMPS mulai dari stan permainan, pakaian, dan kuliner.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Wisatawan Lumajang Tersambar Petir, Satu Tewas di Pantai Bambang
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Angin Kencang di Prambanan: Belasan Rumah Rusak dan Joglo Roboh
- Volume Surat Menyurat Turun 40 Persen, Ini Strategi Kantor Pos Jogja
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
Advertisement
Advertisement



