RPS Hargobinangun Kelola 4 Ton Sampah per Hari, Meski Minim Alat
RPS Hargobinangun di Kaliurang mampu mengelola hingga 4 ton sampah per hari meski masih minim alat modern dan armada pengangkut.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, memimpin langsung jalannya Apel Siaga Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Sleman dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-22 organisasi relawan tersebut.
Kegiatan yang berlangsung khidmat di Markas Tagana Sleman pada Jumat (27/3/2026) malam ini menjadi momentum penguatan koordinasi seluruh personel dalam menghadapi tantangan kebencanaan di wilayah Bumi Sembada.
Dalam arahannya, Danang memberikan apresiasi tinggi terhadap loyalitas tanpa batas para anggota Tagana yang selama ini menjadi pilar utama dalam membantu masyarakat setiap kali musibah melanda.
Mengingat letak geografis Kabupaten Sleman yang memiliki kerawanan bencana cukup tinggi, Danang menegaskan bahwa penguatan kapasitas relawan merupakan agenda krusial yang tidak bisa ditunda.
Tagana dituntut untuk selalu sigap menempati posisi di garis terdepan, mulai dari fase mitigasi atau pencegahan, penanganan darurat saat kejadian, hingga proses pemulihan pascabencana.
"Kesiapan dan kemampuan dalam penanganan bencana menjadi hal yang sangat vital karena potensi bencana di Sleman cukup besar," ujar Danang di hadapan puluhan relawan yang hadir.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyatakan komitmen penuh untuk terus menyokong eksistensi Tagana melalui berbagai program pengembangan profesi, termasuk pelatihan teknis dan pembinaan rutin.
Langkah ini diambil agar Tagana semakin tangguh dan profesional dalam menjalankan misi kemanusiaan, sekaligus mempererat kerja sama lintas sektoral dengan berbagai pemangku kepentingan.
Dukungan infrastruktur dan operasional juga menjadi perhatian pemerintah daerah guna memastikan para relawan dapat bekerja secara optimal dan aman saat diterjunkan ke lokasi konflik kebencanaan.
Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sleman, Sigit Indarto, menyebutkan bahwa Apel Siaga ini merupakan bentuk rasa syukur atas pengabdian Tagana selama 22 tahun terakhir di tanah air.
Selain sebagai ajang konsolidasi internal, rangkaian peringatan ini juga bertujuan untuk menghargai dedikasi para relawan yang bekerja secara sukarela demi keselamatan warga. Acara peringatan HUT ke-22 ini ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Sleman bersama perwakilan Dinas Sosial DIY sebagai simbol keberkahan dan kebersamaan.
Rangkaian kegiatan peringatan hari jadi tersebut ditutup dengan khusyuk melalui acara "Tagana Bersholawat" yang diikuti oleh seluruh anggota dan tamu undangan. Kegiatan religi ini diharapkan mampu memperkuat sisi spiritualitas dan mentalitas para relawan sebelum kembali menjalankan tugas-tugas berat di lapangan.
Dengan bertambahnya usia, Tagana Sleman diharapkan terus menjadi organisasi relawan yang andal, tepercaya, dan selalu hadir sebagai penolong pertama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat di seluruh penjuru Kabupaten Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPS Hargobinangun di Kaliurang mampu mengelola hingga 4 ton sampah per hari meski masih minim alat modern dan armada pengangkut.
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.