Lampu Stadion Mandala Krida Segera Dibangun? Pemda DIY Tunggu KPK
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Perkembangan pembangunan gedung baru DPRD DIY di Jalan Kenari, Muja Muju, Umbulharjo, pada Minggu (29/3/2026) pagi. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Gedung baru DPRD DIY di kawasan Jalan Kenari dirancang tak hanya megah, tetapi juga terbuka dan ramah bagi masyarakat.
Konsep keterbukaan ini mulai terlihat dari penataan kawasan luar, seperti pedestrian dan taman yang memungkinkan publik menikmati area sekitar gedung.
Sekretaris Dewan DPRD DIY, Yudi Ismono, mengatakan meski masyarakat belum dapat mengakses bagian dalam gedung, suasana terbuka sudah terasa dari lingkungan luar yang tertata rapi.
“Kalau masyarakat lewat di depan gedung itu, nuansanya sudah berbeda karena terlihat megah. Mungkin masyarakat belum ada yang masuk ke dalam, tapi lingkungannya sudah tertata asri dan memiliki karakter open (terbuka) untuk masyarakat. Ke depannya nanti ada pedestrian dan sebagainya,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).
Pembangunan gedung yang dimulai sejak April 2025 ini ditargetkan rampung pada 6 Desember 2026, dengan progres yang telah melampaui rencana.
“Pada konteks itu, progres per minggu ke-52 ini sudah berada di angka hampir 61%. Sesuai target rencana, posisinya ada di 57%, tapi realisasinya sudah 61%. Jadi, sudah melebihi target,” kata Yudi.
Gedung DPRD DIY ini berdiri di atas lahan seluas 51.174 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 26.336 meter persegi. Bangunan setinggi 32 meter ini terdiri dari enam lantai dan dikerjakan oleh Waskita KSO Citra dengan nilai kontrak Rp293,8 miliar yang bersumber dari APBD DIY.
Selain tampilan luar yang terbuka, interior gedung juga mengusung perpaduan gaya khas Jogja dengan sentuhan modern.
“Interior ini kami agak harus hati-hati karena fokusnya pada keahlian tenaga kerja untuk menyelesaikan handmade. Semuanya handmade. Materialnya marmer, kemudian kayu yang dikombinasikan ke dalam nuansa klasikal Jogja dan modern,” katanya.
Sejumlah pekerjaan masih berlangsung, seperti pembangunan pedestrian di bagian depan, penataan taman, serta penyempurnaan interior. Pelebaran trotoar juga dilakukan dari ukuran lama sekitar 80 sentimeter hingga 1 meter.
Diharapkan, gedung baru ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan kerja, tetapi juga mendukung pelayanan aspirasi masyarakat secara lebih optimal.
“Harapan kami, Bapak/Ibu Dewan yang luar biasa didukung dengan gedung yang luar biasa, insyaAllah akan bisa melaksanakan aspirasi masyarakat yang juga luar biasa,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.