Advertisement
Pasien Cuci Darah di RS Hermina Jogja Bentuk Paguyuban
Advertisement
Paguyuban Hemodialisa RS Hermina bertajuk Adyatama Kariswara diresmikan
Harianjogja.com, SLEMAN-Paguyuban Hemodialisa RS Hermina bertajuk Adyatama Kariswara diresmikan pada Rabu (8/11/2017). Paguyuban ini dibentuk sebagai forum silaturahmi sekaligus ajang berbagi untuk 45 pasien cuci darah di rumah sakit ini.
Advertisement
Hal itu disampaikan oleh Salman Nur Rochman, ketua paguyuban usai dilantik di hadapan sejumlah anggota di ruang serba guna rumah sakit yang terletak di Maguwoharjo, Depok ini.
“Tujuannya sebagai forum silaturahmi, memotivasi jika semisal ada keluhan seperti tidak bisa ketemu dokter atau perawat, semuanya dibahas,” ujarnya kemarin.
Ia mengatakan tujuan jangka panjang dari kelompok ini termasuk menunjukkan pada khalayak umum jika pasien cuci darah juga tetap punya potensi. Pada hari ginjal sedunia sembilan Maret mendatang, Salman juga merencanakan menyelenggarakan ekspo berupa pasar murah sebagai ajang unjuk kemampuan diri.
Cara ini sebagai bentuk agar para pasien gagal ginjal ini tetap bisa bangkit dan menjalani hidup dengan jauh lebih sehat, mampu, dan bahagia. Hal ini sesuai dengan makna nama paguyuban ini yakni anugerah hidup mulia.
Bambang Jarwoto, Spesialis Penyakit Dalam- Konsultan Ginjal Hipertensi (SpPD-KGH) RS Hermina mengatakan keberhasilan pengobatan seperti cuci darah ini bukan saja di tangan rumah sakit semata namun juga pasien dan keluarga dengan andil yang besar.
Bambang juga berpesan jika menjadi pasien hemodialisasi bukanlah akhir dari segala-galanya melainkan tetap bisa menjalankan hidup dengan optimal.
Sementara itu, Lina Zubaidah, Direktur RS Hermina menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan masyarakat memilih institusinya sebagai layanan kesehatan khususnya dalam hemodialisa. “Pasien seminggu bisa dua kali [cuci darah], sudah menjadi kerabat RS Hermina,” katanya.
Ia berharap dengan adanya paguyuban ini bisa menumbuhkan semangat serta motivasi diri para pasien serta bentuk lain dari ikhtiar untuk mendapatkan kesembuhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement




