Advertisement
BPD DIY Dekatkan Diri dengan Pedagang Pasar Pakem
Advertisement
Bank BPD DIY menggelar Grebeg Pasar di Pasar Pakem, Selasa (14/11/2017)
Harianjogja.com, JOGJA-Mendekatkan diri dengan para pedagang pasar tradisional, Bank BPD DIY menggelar Grebeg Pasar di Pasar Pakem, Selasa (14/11/2017).
Advertisement
Kegiatan tersebut menjadi upaya bank daerah ini dalam memberikan kemudahan akses modal dan mengurangi ketergantungan pengusaha kecil pada bank plecit.
Direktur Pemasaran PT BPD DIY, Bambang Kuncoro mengatakan jumlah usaha mikro, kecil dan menengah di wilayah mencapai lebih dari 7.000 pelaku usaha. Sebagian besar di antarannya merupakan pengusaha mikro yang kebanyakan berada di pasar-pasar tradisional.
"Melalui Grebeg Pasar ini kami ingin mendekatkan diri dengan pedagang kecil dan berupaya mengingatkan kembali, bahwa BPD DIY akan selalu ada untuk mereka. Sehingga diharapkan mereka tidak segan untuk mendatangi kami saat membutuhkan permodalan atau menabung," ujar Kuncoro.
Kuncoro tak menampik keberadaan bank plecit atau rentenir masih begitu dekat dengan pedagang-pedagang kecil di pasar. Hal itu mengingat para penyedia jasa keuangan tersebut memiliki kecepatan dalam menyalurkan dana segar bagi masyarakat.
"Tidak peduli berapa bunga yang diberikan, masyarakat yang benar-benar butuh dana pasti akan langsung mengambilnya. Namun, yang ditakutkan, sudah menggunakan jasa bank plecit dananya digunakan untuk konsumtif dan usahanya justru malah tersendat," papar Kuncoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




