Advertisement
Baim Temani Wisatawan Menikmati Malam di Pantai Krakal
Advertisement
Geopark Night Specta di Pantai Krakal, Kecamatan Tanjungsari, Sabtu (18/11/2017) berlangsung meriah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Geopark Night Specta di Pantai Krakal, Kecamatan Tanjungsari, Sabtu (18/11/2017) berlangsung meriah. Mantan vokalis Ada Band, Baim menghibur penonton mempersembahkan sejumlah lagu.
Advertisement
Mulai pukul 19.00 WIB acara mulai meriah dengan arak-arakan obor dan kentungan. Setelah Beberapa sambutan diberikan, sejumlah musisi ambil bagian untuk mengusai panggung. Pertama-tama musisi lokal Encik Krisna melantunkan lagu untuk menghangatkan suasana.
Hingga tiba saatnya sang bintang tamu, Ibrahim Imran atau yang lebih dikenal Baim sekitar pukul 21.00 WIB naik ke atas panggung. Mantan vokalis Ada Band yang saat ini bersolo karir itu mulai memanaskan suasana dengan sejumlah lagu.
Salah satu lagu yang berjudul ‘Tak Bisa ke Lain Hati’ yang dipopulerkan Kla Project dibawakannya dan mendapatkan antusiasme luar biasa dari penonton dengan ikut bernyanyi.
Dalam sambutannya sesaat sebelum membuka acara, Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan Geopark Night Spektra adalah salah satu upaya untuk pengembangan geopark. Dengan hadirnya artis ibu kota dalam acara tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat dalam pengembangan geopark.
”Geopark Nigth Specta ini merupakan kegiatan yang kedua setelah Geopark Gunung Sewu ditetapkan menjadi anggota UNESCO Global Geoparks pada tanggal 19 September 2015. Geopark Nigth Specta yang pertama dilaksanakan pada tanggal 7 Desember 2016 di Gunung Api Purba Nglanggeran,” kata dia, Sabtu.
Dengan tema tahun ini Menembus Batas Meraih Keemasan mengandung maksud dengan melalui berbagai ragam, cipta, karsa, rasa dan karya serta beragam kepercayaan untuk dijadikan kekuatan untuk mendorong potensi menuju keemasan geopark gunung sewu.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Saryanto mengatakan acara ini sebagai sarana memperingati masuknya kawasan geopark Gunungsewu ke dalam UNESCO Global Geopark.
Selain itu, kegiatan ini juga sebagai upaya dari dinas pariwisata untuk meningkatkan masa tinggal wisatawan di Gunungkidul. “Posisi tinggal wisatawan masih rendah karena baru di kisaran 1,2 hari,” ungkapnya.
Saryanto mengungkapkan, dampak lama tinggal dari keberadaan Geopark Night Specta tidak akan langsung terasa karena untuk peningkatan butuh proses panjang. Salah satunya dengan memperbanyak intensitas kegiatan festival di malam hari.
“Ini jadi pengungkit dan ke depannya, dinas akan meningkatkan intensitas acara pada malam hari di kawasan destinasi wisata,” kata Saryanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement




