Advertisement
Bencana Belum Pulih, Dewan hingga Camat di Bantul Malah Plesir
Advertisement
Masa pemulihan, gedung DPRD Bantul kosong melompong.
Harianjogja.com, BANTUL--Pada masa pemulihan pasca-bencana, seluruh ruangan DPRD Bantul selama dua hari terakhir kosong melompong. Pasalnya, mayoritas anggota DPRD Bantul melakukan kunjungan kerja (kunker) sejak Senin (4/12/2017) lalu. Padahal meski telah berangsur pulih, namun Kabupaten Bantul masih berstatus tanggap darurat bencana hingga 12 Desember mendatang.
Advertisement
Plt Sekretaris DPRD Bantul, Helmi Jamharis mengatakan kunker ini akan dilaksanakan sejak Senin (4/12/2017) hingga Kamis (7/12/2017) mendatang. Ini merupakan bagian dari pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) yang dibahas pada triwulan IV.
Menurutnya puluhan anggota dewan yang kunker ini terbagi dalam empat pansus raperda. Yaitu pansus raperda tentang pengelolaan zakat, raperda tentang penyertaan modal, raperda tentang pengelolaan limbah cair dan raperda tentang pelimpahan pendidikan yang ditargetkan tuntas tahun ini. “Agendanya ke Pemkot Palembang dan Makassar,” ucapnya, Selasa (5/12/2017).
Terkait adanya camat dan staf sekretariat DPRD Bantul yang dikabarkan ikut kunker, Helmi tak menampiknya. Menurutnya, keikutsertaan mayoritas camat se-Bantul ini bertujuan agar mereka ikut belajar dalam pengelolaan zakat. Ia juga mengakui ada 16 staf Sekwan yang mengikuti agenda anggota dewan ini.
Namun Helmi juga tak menampik kondisi Kabupaten Bantul yang masih dalam masa pemulihan pasca-dihantam Siklon Tropis Cempaka. Bahkan kerusakan wilayah selatan DIY ini merupakan terparah di antara empat kabupaten/kota lain. Kendati demikian, ia menyebut sekretariat harus menjadwalkan agenda kunker ini lantaran permintaan alat kelengkapan dewan. Sebab agenda kunker ini sedianya dilaksanakan pekan lalu seusai pengesahan APBD 2018 atau beberapa hari pasca-musibah banjir dan longsor melanda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement




