Advertisement
Nama Sultan Agung Diusulkan sebagai Nama Bandara Kulonprogo
Advertisement
Dedikasi Sultan Agung terhadap kemerdekan Republik Indonesia tidak bisa diremehkan
Harianjogja.com, JOGJA-Anggota Fraksi PKB DPR RI mendukung percepatan pembangunan bandara Kulonprogo. Nama Sultan Agung pun diusulkan sebagai nama bandara internasional di Kulonprogo.
Advertisement
Agus Sulistiyono, Anggota Fraksi PKB DPR RI yang berasal dari Dapil DIY mengungkapkan, pembangunan bandara di Kulonprogo selain membangun konektivitas di wilayah DIY juga mendukung DIY sebagai salah satu destinasi wisata nasional dan internasional. Selain dukungan percepatan pembangunan, Ketua DPW PKB DIY ini juga mendukung usulan nama.
"Namanya Bandara Internasional Sultan Agung [Sultan Agung International Airport]. Usulan nama ini diinisiasi sejumlah tokoh-tokoh muda Kulonprogo. Ini merupakan usulan yang sangat cerdas dan mulia. Ini usulan keren lho. Kita patut berbangga hati jika nama Raja kita [Sultan Agung] diabadikan sebagai nama bandara ini,"ujar dia dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (5/1/2018).
Ia menjelaskan, dedikasi Sultan Agung terhadap kemerdekan Republik Indonesia tidak bisa diremehkan. Sultan Agung merupakan sosok yang sangat mendalami ilmu agama. Selain sebagai ulama dan umara’ (tokoh pemerintahan saat itu), Sultan Agung juga pahlawan nasional, cendekiawan yang ahli dalam berbagai disiplin keilmuan, seperti pertanian, perdagangan dan disiplin ilmu lainnya.
"Jadi, penting penamaan bandara ini dengan mengabadikan nama Sultan Agung, agar anak cucu kita, dan dunia internasional mengetahui jika Sultan Agung adalah Raja dan tokoh pejuang kemerdekaan RI," ungkap dia.
Kader PKB ini menyatakan, selain sebagai identitas sosial dari keistimewaan DIY, pembangunan bandara ini harus menjadi bagian dari edukasi kebudayaan dan sejarah nasional. Sama seperti deretan nama bandara di Indonesia yang sudah ada, seperti Soekarno Hatta, Halim Perdana Kusuma di Jakarta, Juanda di Surabaya, I Gusti Ngurah Rai di Pulau Dewata, dan masih banyak lagi lainnya.
“Mereka semua itu deretan nama pahlawan nasional dan pejuang kemerdekaan RI, yang tidak perlu lagi kita ragukan komitmen kebangsaannya, tidak diragukan lagi loyalitas, dan dedikasinya. Jadi ini penting dan harus direalisasikan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Palur Jogja Kamis 19 Maret 2026 Dimulai Pukul 04.55 WIB
- Sleman Siap Sambut Ledakan Wisatawan Lebaran 2026
- KRL Jogja Solo Siapkan 12 Jadwal Keberangkatan pada 19 Maret 2026
- Pemkot Jogja Pastikan Wisatawan Lebaran Mendapat Layanan Bak Raja
- Prakiraan Cuaca DIY Kamis 19 Maret 2026: Dominasi Berawan
Advertisement
Advertisement





