Advertisement
Puluhan Karya Arsitek Muda Dipamerkan di Jogja Gallery
Advertisement
Sedikitnya 50 karya arsitek muda dipamerkan dalam event Jogja Vienna Young Architecture Exhibition di Jogja Gallery
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Sedikitnya 50 karya arsitek muda dipamerkan dalam event Jogja Vienna Young Architecture Exhibition di Jogja Gallery sejak 17 Januari hingga 30 Januari 2018 mendatang. Karya yang dikompetisikan itu menampilkan desain penataan kota di dalam maupun luar negeri.
Pameran bersama yang dihelat Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DIY, Young Viennese Architects & Landscape serta Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan UGM itu menampilkan 70% dari 50 karya dirancang oleh arsitek muda asal Jogja.
Ketua Tim Juri Ikaputra mengatakan, pameran karya arsitektur itu merupakan perwujudan pemikiran kreatif yang diungkapkan melalui perencanaan. Meski masih berwujud gagasan yang belum terbangun, tetapi ia meyakini karya arsitektur itu sudah dapat berkomunikasi.
"Ada puluhan karya rancangan proyek penataan kota yang terkumpul dalam acara pameran ini, ini karya yang luar biasa meski baru gagasan," terangnya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (19/1/2018).
Ia menambahkan, rancangan yang dipamerkan merupakan hasil seleksi dengan berbagai persyaratan. Antara lain, terkait kepedulian dengan masalah pedagang kaki lima, pejalan kaki, kota ramah lingkungan, bangunan cagar budaya hingga taman. Selain itu mempertimbangkan mengembalikan nilai tradisional pemukiman warga dengan memperhatikan alam tropis.
"Lalu ada konsep rumah kampung, home stay, konsep pekarangan dan gang kampung. Berikutnya konsep masjid, kapel, hotel, taman, koridor hijau kota," ujar dia.
Panitia kegiatan Erlangga Winoto mengatakan, karya yang dipamerkan merupakan hasil seleksi panitia lebih dari 70 karya rancangan pendaftar yang masuk. Dalam event itu pihaknya menghadirkan Which Will be officiated by Helena Steinhausl dari Austrian Ambasador to Indonesia, joins at Architect Discussion with Thomas Weber dan member of the chamber of architect Vienna Michael Salvi.
Sebanyak 50 karya yang terpilih itu dipamerkan bersama karya arsitek muda Austria yang berkantor di Wina. "Kota Wina merupakan satu diantara 10 kota dengan kualitas hidup yang terbaik di dunia selama delapan tahun berturut-turut sejak 2011. Penting bagi para arsitek belajar dari Wina dan berbagi pengalaman," ucapnya.
Adapun perincian karya arsitektur terdiri atas, arsitek asal DIY dan lokasi proyek luar DIY ada 14 karya, karya arsitektur dengan arsitek asal luar DIY, lokasi proyek di DIY ada satu karya. Kemudian karya arsitektur lansekap dengan arsitek asal DIY, lokasi proyek di DIY ada lima karya serta sejumlah karya lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement




