Kebakaran Lahan Dekat Tol Semarang-Solo, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Seorang pria Jogja yang pernah diberitakan menipu mahasiswi pada 2013 memberikan klarifikasi. Intinya, semua masalah sudah selesai.
Solopos.com, JOGJA -- Agus Pram, seorang pria asal Seyegan, Sleman, yang sebelumnya pernah disebut-sebut melakukan penipuan terhadap kekasihnya pada 2013 lalu, menyatakan semua tudingan terhadap dirinya tidak benar.
Dalam pemberitaan Harianjogja.com (Solopos.com group), Selasa (29/10/2013), dia disebut pernah http://solopos.com/2013/10/29/pengangguran-mengaku-polisi-tipu-mahasiswi-luar-dalam-460410" rel="noopener" target="_blank">mengaku sebagai anggota polisi dan menipu kekasihnya yang merupakan mahasiswi perguruan tinggi di Jogja. Dia juga disebut sempat ditahan di Mapolsek Gondokusuman. Menurut Kapolsek Gondokusuman saat itu, Kompol Eddy Sugiharta, Senin (28/10/2013), korban mengatakan pelaku memperkenalkan diri sebagai anggota Intelkam Polda DIY.
Dalam keterangan hak jawabnya kepada Solopos.com, Minggu (4/2/2018), Agus mengklarifikasi bahwa dirinya tidak pernah mengaku sebagai anggota polisi. "Saya hanya mengatakan sebagai teman dari anggota [kepolisian], bukan mengaku anggota polisi," katanya via telepon, Minggu.
Dia juga membantah pernah ditahan oleh polisi. "Saya tidak ditahan, tapi hanya diperiksa saja."
Sedangkan tentang tuduhan penipuan, hal itu disebutnya hanya kesalahpahaman. "Masalah menipu, masalah uang. Itu tidak benar. Jika masih ada utang-piutang, [saya sudah mengatakan ke korban] ya tolong [katakan] berapa, saya ingin semua selesai," kata dia menceritakan masalah pada 2013 itu.
Menurutnya, saat ini semua pihak yang terkait sudah ingin melupakan masalah itu. Semua masalah, kata dia, juga telah diselesaikan melalui musyawarah dengan semua pihak.
"Itu sudah dimusyawarahkan sebelumnya, bertahun, dengan yang bersangkutan [korban], dengan mantan, dan orang-orang yang terdekat di Jogja. Semua itu sudah diselesaikan secara baik, dan tidak ada konflik dan masalah pribadi. Korban sudah menerima dengan baik, dan tidak mau mengungkit," kata dia.
"Untuk hal lain saya mohon maaf atas semua kesalahan ini, dan intinya ingin klarifikasi bahwa berita dulu itu tidak benar, bahwa ada kesalahpahaman. Bukan menggaku sebagai anggota polisi, tapi teman anggota, dan [saya] tidak pernah utang," kata dia menegaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
DPRD DIY bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku Rahasia Sukses Branding UMKM: 16 Rahasia Branding yang Bisa Langsung
Jadwal SIM Keliling Ditlantas Polda DIY 11 September 2026 di Kalurahan Baturetno Bantul, lengkap dengan syarat dan rincian biaya perpanjangan.
Jadwal SIM Keliling Polresta Sleman 11 September 2026 di MPP & Satpas, lengkap dengan syarat dan rincian biaya perpanjangan serta SIM baru.
Jadwal SIM Satlantas Polres Kulonprogo 11 September 2026 di Satpas 1450, lengkap dengan rincian biaya perpanjangan dan pembuatan SIM baru.
Jadwal SIM Keliling Polresta Yogyakarta 11 September 2026 di Alkid, MPP, & Satpas, lengkap dengan rincian biaya perpanjangan dan SIM baru.