KBD 2026 Solo Sasar 3 Kelurahan, Talud dan Saluran Air Dibantu TNI
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Penyakit stroke sudah biasa menyerang usia produktif
Harianjogja.com, SLEMAN-Penyakit stroke bisa disembuhkan dengan penanganan yang konprehensif dan benar. Saat ini, penyakit stroke sudah biasa menyerang usia produktif.
Direktur RSUD Prambanan Isa Dharmawidjaja mengatakan, penanganan penyakit stroke harus dilakukan secara konprehensif dan tidak bisa ditangani satu bidang saja. "Kalau hanya ditangani satu bidang, proses penyembuhannya tidak akan maksimal. Keterlibatan semua unsur dokter, perawat, nutrisonis juga diperlukan," katanya di sela-sela Seminar Kesehatan Kolaborasi Tenaga Kesehatan dalam Tata Laksana Stroke Akut di Hotel Sahid Jaya Jogja, Sabtu (3/2/2018).
Dijelaskan Isa, pola hidup sehat mendominasi kasus penyakit stroke yang umumnya melanda usia senja. Dalam perkembangannya, usia produktif juga cukup banyak terserang stroke. Kondisi tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh pola hidup sehat yang kurang diperhatikan tetapi juga dipengaruhi tingkat stress dalam pekerjaan.
"Makan makanan yang siap saji, junk food, kurang olahraga, kurang tidur, dan stress yang tinggi bisa memicu penyakit stroke," jelasnya.
Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi penanganan stroke ini secara kolaboratif oleh tenaga kesehatan. Meski begitu, dia lebih menekankan pada tindakan pencegahan agar penyakit ini tidak menyerang lebih awal. Sebab, sekitar 40% penyakit ini sudah menyerang usia produktif.
"Stress yang dialami usia produktif [anak-anak muda] saat ini terkadang melebihi orangtua. Ini akibat tekanan kerja, persaingan yang semakin tinggi, dan pola hidup yang kurang sehat," katanya.
Isa menjelaskan, RSUD Prambanan meski belum memiliki unit penanganan stroke, tetapi memiliki tim khusus penanganan penyakit ini. Di usia yang ke-8 tahun ini ada dua layanan baru di rumah sakit plat merah itu yakni spesialis Ortopedi dan spesialis THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan). RSUD Prambanan juga memiliki 17 Dokter Spesialis, 11 Dokter Umum, dan dua Dokter Gigi dengan 278 karyawan.
“Jumlah itu terdiri dari 79 orang berstatus pegawai negeri sipil [PNS] dan 199 orang berstatus non-PNS. Jadi ada sekitar 72 persen karyawan kami adalah non-PNS. Tapi kami tetap semangat,” ucap Isa.
Ketua Pelaksana Kegiatan Benny Juni Triyanto mengatakan, tema penyakit stroke diangkat sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pelayanan penanganan penyakit stroke. Apalagi, ada tren peningkatan kasus pasien stroke setiap tahunnya. "Berdasarkan riset kesehatan dasar, ada peningkatan sekitar 14,3 persen dari 1.000 penduduk. Meningkat dibandingkan 2007 yang hanya 8,1 persen dan menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan kematian utama di Indonesia," katanya.
Bupati Sleman Sri Purnomo yang menjadi keynote speaker pada seminar tersebut mengajak untuk selalu menerapkan prilaku hidup sehat. Menurutnya, prilaku hidup sehat dapat dilakukan dengan pola konsumsi yang seimbang. Pola konsumsi yang seimbang menurut Sri salah satunya dapat dilakukan dengan mengurangi konsumsi terlalu banyak gula dan garam.
“Orang DIY itu kecenderungannya suka makan yang manis-manis. Sayur saja kalo di DIY itu gulanya banyak. Ya otomatis ada kecenderungan untuk berpotensi diabetes dan lain-lain,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.