Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Ia meminta masyarakat tetap tenang
Harianjogja.com, SLEMAN-Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri mengungkapkan, pihak kepolisian masih mengusut motif dari penyerangan Gereja St Lidwina, Sleman, Minggu (11/2/2018).
Hingga kini, pelaku masih mendapat perawatan intensif di RS Bhayangkara. "Masih dirawat. Kalau sudah siap nanti kami interogasi. Sementara, untuk ini masih belum jelas. Kami masih minta waktu," katanya saat mendatangi lokasi kejadian, Minggu (11/2/2018).
http://cms.solopos.com/?p=893528">Baca juga : PENYERANGAN GEREJA : Pelaku Dibawa ke RS Bhayangkara Kalasan
Ia mengatakan, sejumlah barang bukti sudah disita dari pelaku. Selain senjata yang digunakan, terdapat ijazah yang ditemukan dari tas selempang yang digunakan oleh pelaku. "Sementara satu pelaku. Kalau ada temannya, itu kabarnya masih simpang siur. Masih didalami," ujarnya.
Dia meminta agar masyarakat tetap tenang dan menjaga kondusifitas keamanan. "Sore ini, kami langsung mengadakan pertemuan dengan FKUB di Rumah Dinas Bupati Sleman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
APBD Perubahan Bantul 2026 menaikkan pendapatan Rp28 miliar dan belanja Rp50 miliar, membuat defisit bertambah menjadi Rp154 miliar.
"Menunggu pesan ini" di WhatsApp muncul karena proses enkripsi belum selesai. Cek penyebab dan cara mengatasinya dengan update aplikasi dan koneksi stabil
APBD Perubahan DIY 2026 masih dibahas. Pendapatan diproyeksi turun Rp684 miliar menjadi Rp4,53 triliun.
Norwegia naik 12 posisi ke peringkat 19 FIFA setelah mencapai perempat final Piala Dunia 2026, menjadi tim dengan lonjakan terbesar.
Banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet menewaskan sedikitnya 18 orang dan membuat 384 pelancong belum diketahui keberadaannya.