Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Pengusaha Sleman berpeluang memasarkan produknya
Harianjogja.com, SLEMAN-Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menilai jika Festival Indonesia-Moskow pada Agustus menjadi peluang emas bagi pengusaha Sleman untuk memasarkan berbagai macam produknya.
Apalagi, katanya, jumlah pengunjung ke festival tersebut tahun lalu cukup tinggi. "Mereka sangat antusias dengan produk-produk baik kuliner maupun kerajinan dari Indonesia. Stand nasi goreng, setengah jam langsung habis,” katanya, Selasa (20/2/2018).
http://m.harianjogja.com/?p=896345">Baca juga : UKM Sleman Bakal Ramaikan Festival Indonesia Moskow
Pemkab Sleman, ujarnya mengundang 16 pelaku usaha di Sleman dengan tujuh macam jenis usaha seperti mebel, batik, kulit, kuliner untuk dapat berkiprah pada ajang tersebut. Mereka juga akan berdiskusi dengan kedutaan untuk mendapatkan gambaran tentang festival.
"Kesempatan ini dapat membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif. Saat ini Indonesia hanya ekspor mebel saja ke Rusia. Ke depan bisa produk lainnya,” harap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Taj Yasin mencari terobosan pembiayaan hijau bagi IKM Jateng karena biaya awal teknologi ramah lingkungan masih mahal.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.