New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Tidak semua desa akan mendapatkan dana desa tahap pertama
Harianjogja.com, SLEMAN-Pencairan dana desa tahap pertama tahun ini akan dicairkan pekan depan. Dari 86 desa di Sleman, pencairan dana desa bagi 20 desa tertunda.
Menurut Kepala Bidang Administrasi Keuangan dan Aset Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sleman Alkhalik, proses pencairan dana desa tahap pertama 2018 akan ditransfer paling cepat pekan depan. "Sebenarnya dana desa dari pusat sudah masuk ke kas daerah pada Rabu [28/2/2018]. Hari ini [Kamis] baru diberikan rekomendasi ke BKAD untuk dilakukan pengiriman ke kas desa," katanya kepada Harianjogja.com, Kamis (1/3/2018).
Dijelaskannya, tidak semua desa akan mendapatkan dana desa tahap pertama ini. Transfer dana desa hanya diberikan bagi desa-desa yang memenuhi syarat yang ditetapkan. "Yang ditransfer hanya untuk desa yang lengkap syaratnya," ujar dia.
Dia berharap, desa-desa yang belum memenuhi syarat segera menyampaikan dan melengkapi persyartan ke DPMD agar dana desanya dapat dicairkan. Pihaknya tidak akan mencairkan dana tersebut sebelum seluruh syaratnya dipenuhi. "Selain itu desa-desa yang sudah menerima dana desa, kami harapkan untuk segera melaporkan penggunaan untuk akses dana desa tahap II desa," ujarnya.
Kepala Seksi Keuangan Desa Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa Agung Endarto menjelaskan, dana tahap pertama yang dicairkan sebesar Rp16,2 miliar atau 20% dari total alokasi dana desa yang ditetapkan Pemerintah Pusat. Dari 86 desa di Sleman hanya 66 desa saja yang mendapatkan rekomendasi pencairan dana desa tahap pertama.
"20 desa belum mendapatkan rekomendasi karena syaratnya belum lengkap. Besok pagi [Jumat] kami kirim rekomendasi ke BKAD," ujarnya.
Tertundanya pencairan dana desa bagi 20 desa tersebut salah satunya dikarenakan pemdes belum mengesahkan APBDesa 2018. "Setiap hari, kami mobile untuk meminta progresnya. Ini penting, kalau dana desa sudah masuk ke kas daerah bisa disalurkan langsung ke kas desa," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Pemkot Solo menggandeng Gunungkidul lewat Solo Travel Dialogue untuk memperkuat promosi dan meningkatkan kunjungan wisata.
DPRD DIY mengingatkan warga berhati-hati menyerahkan fotokopi KTP saat Pilur untuk mencegah risiko penyalahgunaan data pribadi.
Gibran meminta investigasi dugaan keracunan MBG di Batang dituntaskan secara transparan dan korban mendapat penanganan hingga pulih.
Parkir berbayar di Lapangan Pemda Sleman dikritik karena dinilai membatasi akses ruang publik. Warga meminta fasilitas publik tetap mudah diakses.
Kalapas Cibinong nonaktif Wisnu Hani Putranto mengakui memerintahkan pemindahan barang setelah temuan Ombudsman RI.