Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Gunungkidul, menyegel tempat hiburan malam, Orchid di Jalan Baron
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Gunungkidul, menyegel tempat hiburan malam, Orchid di Jalan Baron, Desa Mulo, Wonosari, pada, Jumat (2/3/2018), malam.
Tindakan tegas tersebut diambil setelah sebelumnya beberapa kali pihak manajemen Orchid tidak menghiraukan peringatan dari petugas, untuk pengurusan ijin.
Kepala Satpol PP, Gunungkidul, Dwi Warna Widi Nugraha mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali mendatangi tempat hiburan tersebut.
"Sudah beberapa kali teman-teman kesana, operasi mendadak, kordinasi. Sampai lupa berapa kali kesana, tetapi sampai sekarang juga belum dipenuhi izinnya," katanya Sabtu (3/3/2018).
Dwi mengatakan pada intinya jika tidak berizin akan ditutup. Dia mengatakan untuk sementara yang belum memiliki izin dan beroperasi baru tempat itu saja. Pihaknya juga terus berkordinasi dengan pihak kepolisian, masyarakat, untuk menertibkan tempat hiburan yang tidak mengantongi izin.
"Kami harap yang memiliki usaha mengurus izin, karena di Peraturan Daerah [Perda] sudah ada yang mengatur semuanya. Ya harus diikuti oleh semuanya," kata Dwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.