Advertisement
RSBI Diharapkan Berdayakan Penyandang Disabilitas
Advertisement
Kalangan disabilitas harus memahami hak-haknya yang dilindungi oleh negara
Harianjogja.com, SLEMAN-Kalangan disabilitas harus memahami hak-haknya yang dilindungi oleh negara. Untuk meningkatkan kesadaran itu, pemerintah menelurkan program Rehabilitasi Sosial Berbasis Inklusif (RSBI).
Advertisement
Bambang Sugeng dari Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof. Soeharso Surakarta mengatakan, pemerintah bertekad untuk memenuhi hak-hak penyandang disabilitas. Pemenuhan tersebut menjadi skala prioritas pemerintah untuk mewujudkan inklusi disabilitas ke semua sektor. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan Program Rehabilitasi Sosial Berbasis Inklusif (RSBI).
"Program ini merupakan usaha terencana dan terpadu dari, dan untuk masyarakat," katanya dalam Sosialisasi Program RSBI bagi Penyandang Disabilitas Daksa di Pendopo Kapanewon, Kantor Kecamatan Tempel, Kamis (8/3/2018).
Salah satu tujuan RSBI, kata Bambang untuk memulihkan dan mengembangkan kemampuan seseorang (difabel) untuk pemenuhan haknya. Dengan begitu, ia dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dan inklusif. Potensi penyandang disabilitas akan diangkat.
"Ini terkait dengan kesamaan hak dan kesempatan tanpa memperhatikan perbedaan latar belakang, karakteristik, kemampuan, status, kondisi, etnik, budaya dan bentuk tubuh," ujarnya.
Oleh karena itu, lembaganya akan melakukan berbagai cara untuk meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat agar hak-hak penyandang disabilitas dapat terpenuhi. "Salah satunya dengan memaksimalkan potensi sumber kesejahteraan sosial (PSKS) yang ada baik pemerintah maupun swasta secara inklusif,” jelasnya.
Jika program RSBI terlaksana dengan baik maka keberdayaan dan kemandirian penyandang disabilitas dapat meningkat. Sejalan dengan itu, jangkauan layanan bagi para disabilitas juga diharapkan lebih luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




