HUT ke-81 RI, IDM Resmikan Rumah Layak Huni di Sleman
IDM meresmikan rumah layak huni ke-56 untuk warga Sleman dalam HUT ke-81 RI. Program TJSL ini menyasar masyarakat sekitar destinasi wisata.
Bela beli Sleman dimulai dari Daxu.
Harianjogja.com, SLEMAN--Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sleman siap bersaing dalam bisnis air minum dalam kemasan (AMDK) Daxu. Produk air minum ini tidak hanya digunakan untuk jamuan di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) tetapi juga dipasarkan untuk khalayak.
Seusai melakukan sosialisasi Daxu kepada seluruh perangkat desa, kecamatan dan SKPD di Sleman, Selasa (13/3/2018), Direktur PDAM Sleman Dwi Nurwanta optimistis Daxu diterima baik oleh semua kalangan. Selain menjadi produk asli Sleman, persiapan untuk pendistribusian Daxu ke pasaran sudah dinilai cukup. "Kami siap merintis pemasaran Daxu hingga ke desa-desa, retail-retail, swalayan dan sebagainya,” ungkap Dwi Rabu (14/3/2018).
Diawali dengan sosialisasi kepada seluruh jajaran apatar pemerintahan dan desa, langkah tersebut dilakukan agar aparat mengenal dan menggunakan produk tersebut untuk setiap kegiatan. Sosialisasi juga dilakukan untuk menggugah kesadaran seluruh aparat pemerintahan agar bela beli produk Sleman. “Kami menghimbau kepada Dinas, Kecamatan, Kelurahan dan masyarakat, yuk beli produk lokal kita, sumber daya kita. Kita manfaatkan untuk kita juga,” tuturnya.
Hingga kini, produksi Daxu antara 25.000 sampai 30.000 dus per hari. Produksi tersebut untuk sementara mampu memenuhi kebutuhan internal Pemkab. Jumlah produksi akan terus ditingkatkan seiring dimulainya pemasaran Daxu ke masyarakat umum. Seluruh perijinan untuk Daxu, mulai Sertifikasi Halal, BPOM, SNI hingga masalah pendistribusian sudah tuntas.
"Kalau desa-desa atau instansi lainnya membutuhkan air minum kemasan ini, tinggal kontak akan kami kirim. Desa atau instansi yang berlangganan tentu ada diskon khusus yang kami berikan," katanya.
Mulai pekan depan, katanya, Daxu dapat dibeli di agen-agen yang telah ditentukan. Untuk harga, Daxu ukuran 240 ml dijual Rp20.000 per dus untuk 48 cup. Untuk ukuran 330 ml dihargai Rp28.000 dengan isi 24 botol. Sedangkan ukuran 660 dijual seharga Rp32.000,- dengan isi 24 botol. "Untuk ukuran 1500 ml dihargai Rp32.000 berisi 12 botol," katanya.
Bupati Sleman Sri Purnomo juga menghimbau seluruh instansi pemerintah di wilayah Sleman untuk mendukung langkah PDAM Sleman tersebut. Dia berharap seluruh instansi pemerintah untuk menggunakan air minum kemasan Daxu dalam setiap kegiatannya.
“OPD itu kan rapat hampir setiap hari. Kami minta untuk menggunakan air minum Daxu. Ya siapa lagi kalau bukan kita yang akan mempromosikan," katanya.
Dia juga berharap Daxu mampu bersaing dengan produk lain yang sudah ada di pasaran. Oleh karenanya, PDAM diminta untuk merancang strategi pemasaran yang baik agar DAXU bisa diterima oleh masyarakat. "Apalagi kualitas dan harganya bersaing dengan kompetiror," pinta Sri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDM meresmikan rumah layak huni ke-56 untuk warga Sleman dalam HUT ke-81 RI. Program TJSL ini menyasar masyarakat sekitar destinasi wisata.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Cara download video Facebook tanpa aplikasi lewat HP atau laptop. Simak langkah menyalin tautan hingga menyimpan video dengan aman.
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.