Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Perubahan dapil menyesuaikan SE dari KPU Pusat.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Potensi perubahan daerah pemilihan (dapil) di Gunungkidul dalam gelaran Pemilu 2019 semakin besar. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran KPU No.18/PP.02.Kpt/03/KPU/2018 tentang Petunjuk Teknis Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi DPRD Kabupaten/Kota Dalam Pemilu.
Di dalam SE itu dijelaskan bahwa penentuan kursi di masing-masing dapil ada ketentuan yang harus dipatuhi. Yakni di setiap dapil maksimal ditetapkan sepuluh kursi dan batas minimalnya enam kursi. Jika mengacu dari aturan ini, maka dari dua opsi yang diusulkan KPU Gunungkidul, opsi B berpeluang besar untuk ditetapkan sebagai dapil Pemilu 2019.
Adapun pertimbangannya, di opsi B hampir sesuai dengan aturan dalam SE karena sebaran kursi di masing-masing dapil antara 8-10 kursi. Sedang untuk opsi A yang merupakan dapil yang digunakan sejak Pemilu 1999 hingga 2014 kurang sesuai. Ini lantaran jumlah maksimal kursi di dapil I yang meliputi Kecamatan Wonosari, Semanu dan Playen ada 12 kursi. Sementara, di dalam edaran tentang penataan dapil maksimal hanya sepuluh kursi.
Ketua KPU Gunungkidul M Zaenuri Ikhsan mengatakan pihaknya sudah menyerahkan usulan penataan dapil Pemilu 2019 ke KPU Pusat. Dalam usulan ini diserahkan dua opsi sebagai bahan pertimbangan untuk penetapan. “Kami tinggal menunggu keputusan dari pusat. Jika melihat dari jadwal, penetapan dapil pemilu paling lambat diumumkan pada 6 April mendatang,” kata Ikhsan Selasa (13/3/2018).
Dia menjelaskan, penetapan dapil pemilu merupakan kewenangan dari KPU Pusat. Namun, jika melihat aturan dari SE KPU No.18/PP.02.Kpt/03/KPU/2018 potensi perubahan dapil sangat besar. Adanya SE itu, lanjut Ikhsan, saat pengajuan usulan penataan dapil terdapat perubahan, yakni opsi B menjadi prioritas utama. Sedang opsi A menjadi pilihan alternatif.
“Opsi ditempatkan di atas karena sesuai dengan aturan SE yang menginstruksikan kursi di masing-masing dapil sedikitnya enam kursi dan paling banyak sepuluh kursi,” kata dia.
Opsi Penataan Dapil yang diusulkan KPU Gunungkidul
Opsi A
Dapil Kecamatan Jumlah Kursi Harga Kursi
I Semanu, Playen, Wonosari 12 16.954 suara
II Patuk, Gedangsari, Nglipar, Ngawen 9 15.703 suara
III Semin, Karangmojo, Ponjong 10 16.833 suara
IV Tepus, Rongkop, Girisubo, Tanjungsari 7 17.367 suara
V Saptosari, Panggang, Purwosari, Paliyan 7 17.329 suara
Opsi B
Dapil Kecamatan Jumlah Kursi Harga Kursi
I Wonosari, Playen 9 16.222 suara
II Patuk, Nglipar, Gedangsari, Ngawen 8 17.668 suara
III Semin, Karangmojo, Ponjong 10 16.833 suara
IV Semanu, Rongkop, Girisubo, Tepus 9 16.672 suara
V Panggang, Paliyan, Saptosari, Purwosari, Tanjungsari 9 16.697 suara
Sumber: KPU Gunungkidul
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Prakiraan cuaca DIY Rabu 23 September 2026, Kota Jogja mencapai 33 derajat Celsius. Simak suhu dan kelembapan lima wilayah.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, tanggal, jam pelayanan pagi dan malam, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini 23 September 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIMENOR, Satpas dan syarat perpanjangan.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di Satpas, SIMMADE, SIMPITU hingga layanan malam. Cek lokasi dan syaratnya.
Jadwal SIM Sleman Rabu 23 September 2026 tersedia di MPP Sleman. Cek lokasi, jam layanan, jenis SIM, dan syarat perpanjangan.