Dukung Germas, BKIPM Yogyakarta Tingkatkan Pengawasan Mutu Hasil Perikanan Domestik

22 Maret 2018 10:20 WIB Sunartono Jogja Share :

Adapun pengujian formalin di lapangan didapatkan hasil negatif

Harianjogja.com, JOGJA-Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Yogyakarta menggiatkan pengawasan mutu dan keamanan hasil perikanan wilayah DIY. Hal ini menjadi salah satu agenda menyukseskan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

Kepala BKIPM Yogyakarta Hafit Rahman mengatakan, germas merupakan implementasi dari Inpres Nomor 01 tahun 2017. "Kementerian Kelautan dan Perikanan [KKP] melalui BKIPM Yogyakarta meningkatkan pengawasan mutu dan keamanan produk hasil perikanan di wilayah DIY," ujar dia dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (22/3/2018).

Pada pelaksanaan kegiatan tersebut, BKIPM Yogyakarta menggandeng beberapa instansi yaitu, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Badan POM DIY, Disperindag DIY dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan pengawasan produk perikanan tersebut. Lokasi awal yang dipilih pada pengawasan 21 Maret 2018 adalah Pasar Imogiri, Bantul; TPI Ngrenehan, Gunungkidul; dan TPI Gesing, Gunungkidul.

Ia menyebutkan, dalam pengawasan ini juga dilakukan pengambilan sampel ikan yang dijual oleh para pedagang. Pengujian kandungan formalin dilakukan di lapangan, sedangkan pengujian lanjutkan seperti salmonella, E. coli, dan pengujian lainnya dilakukan di laboratorium uji BKIPM Yogyakarta. Adapun pengujian formalin di lapangan didapatkan hasil negatif.

"Peningkatan konsumsi produk perikanan di wilayah DIY masih perlu ditingkatkan sehingga pengawasan mutu produk perikanan dipandang perlu dilakukan, dengan harapan produk perikanan yang dipasarkan aman untuk dikonsumsi masyarakat," ujar dia.