Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
PT Abu Tours sudah tidak diperkenankan menerima pendaftaran jemaah.
Harianjogja.com, JOGJA--Kementerian Agama masih mengkaji proses pencabutan izin penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU) PT Abu Tour yang belum memberangkatkan jemaahnya sesuai janji. PT Abu Tours juga sudah tidak diperkenankan menerima pendaftaran jemaah.
"Proses izinnya masih di kaji di kantor pusat Kementrian Agama. Sampai sekarang kami belum mendapat tembusan hasilnya seperti apa," kata Kasi Pembinaan Haji dan Umroh, Kantor Wilayah Kementrian Agama DIY, Tulus Dumadi, Senin (26/3/2018).
Tulus mengatakan PT Abu Tours masih ada upaya untuk memberangkatkan jemaahnya pada akhir tahun ini hingga awal 2019 bagi jemaah yang daftar pada 2017. Saat ini, kata dia, ada jemaah yang masih menunggu janji keberangkatan tersebut, namun ada juga yang meminta uang dikembalikan.
http://m.harianjogja.com/?p=905188">Baca juga : Dicecar Jemaah dan Kemenag Begini Jawaban Abu Tours
Dari ratusan jemaah yang gagal diberangkatkan ke Tanah Suci oleh Abu Tours, yang melapor resmi ke Kemenag DIY hanya tiga orang. Jemaah juga belum ada yang melapor resmi ke polisi.
Pihaknya sudah menyampaikan kondisi jemaah Abu Tours DIY ke Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kementrian Agama. Tulus tidak menampik, PT Abu Tours sudah masuk kriteria pencabutan izin karena inkar janji terhadap jemaah dan manajemen tidak memiliki dana untuk memberangkatkan.
"Namun karena yang mengeluarkan izin di Pusat. Kami masih menunggu," kata dia. Tulus menambahkan, jika izin Abu Tours nantinya dicabut, namun kewajiban Abu Tours untuk memberangkatkan jemaah tetap berlaku.
Kepala Kanwil Kemenag DIY, Muhammad Lutfi Hamid mengatakan apa yang dilakukan Abu Tour sudah masuk unsur penipuan sehingga bisa ditindak aparat penegak hukum. Namun sampai kemrin belum ada yang melapor secara resmi.
Ia mengklaim sejauh ini terus membina semua PPUI maupun biro haji khusus di DIY. Namun demikian, pihaknya tidak bisa memantau lebih jauh sampai program yang ditawarkan masing-masing biro, "Iming-iming paket promo, itu diluar jangkauan kami," kata Lutfi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.