Prancis Hajar Norwegia 4-1, Dembele Hattrick di Piala Dunia 2026
Prancis kalahkan Norwegia 4-1 di Piala Dunia 2026. Dembele cetak hattrick, Les Bleus lolos sebagai juara grup.
Ilustrasi BPJS Kesehatan./Bisnis Indonesia-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA-Agar data PBI tak salah sasaran, Pemkot Jogja melakukan verifikasi ulang data Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jogja Bejo Suwarno menjelaskan, dalam verifikasi data PBI pihaknya juga berkoodinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) terkait Nomor Induk Kependudukan (NIK). Alasannya, kata Bejo, seringkali data PBI tidak memiliki NIK. Verifikasi data PBI itu dilakukan rutin tiap tahun.
"Kami targetkan hasil verifikasi ulang ini selesai pada akhir Mei bisa selesai. Setelah verifikasi data terbaru akan kami sampaikan ke pusat,” ujar Bejo, Jumat (6/4/2018).
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja Agus Sudrajat mengatakan masalah kesehatan para pemegang KMS sudah ditanggung PBI. "Hingga kini capaian JKN-KIS BPJS universal coverage di Jogja mencapai 96 persen. Saat ini dilakukan verifikasi pembaruan data. Itu bisa setiap bulan dilakukan, " katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prancis kalahkan Norwegia 4-1 di Piala Dunia 2026. Dembele cetak hattrick, Les Bleus lolos sebagai juara grup.
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Simak contoh surat referensi kerja yang benar, fungsi, manfaat, serta format resmi yang dapat meningkatkan peluang diterima di perusahaan.
Rektor Prof. Hari Purnomo mengajak alumni membangun growth mindset untuk menghadapi AI dan tantangan global.
Video Pos Polisi Nampu Saradan viral di media sosial. Warganet membagikan kenangan melintasi jalur lama Madiun–Nganjuk sebelum era jalan tol.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,3 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY. BMKG memastikan gempa akibat subduksi ini tidak berpotensi tsunami.