PHRI Dorong Borobudur Jadi Hub Bisnis Kuliner dan Pariwisata
PHRI mendorong Borobudur menjadi hub bisnis kuliner dan pariwisata lewat Culinary Challenge dan Tabletop yang mempertemukan seller dan buyer.
Upacara pembukaan Pelatihan Dasar Mental Disiplin dan bela negara angkatan IV Tahun 2018./Ist-SMK Muhammadiyah 1 Imogiri
Harianjogja.com, BANTUL- SMK Muhammadiyah 1 Imogiri membekali peserta didik dengan berbagai kecakapan baik soft skill maupun hard skill. Salah satu unsur kecakapan soft skill adalah disiplin dan kesadaran bela negara.
Dalam rangka menanamkan soft skill kepada peserta didik, SMK Muhammadiyah 1 Imogiri bekerja sama dengan Kodim 0729 Bantul menyelenggarakan Pelatihan Dasar mental disiplin dan kesadaran bela negara. Pelatihan dilaksanakan selama 4 hari dimulai hari ini Senin 9 April sampai dengan Jumat 13 April 2018 bertempat di SMK Muhammadiyah 1 Imogiri dan lingkungan sekitarnya.
Pelatihan kedisiplinan dan bela negara ini merupakan pelatihan angkatan ke 4 yang diselenggarakan SMK Muhammadiyah 1 Imogiri dan menjadi agenda rutin setiap tahunnya. Pelatihan diikuti oleh seluruh siswa kelas X sebanyak 503 siswa.
Upacara pembukaan Pelatihan Dasar Mental Disiplin dan bela negara angkatan IV Tahun 2018 ini dilaksanakan di halaman Gedung Ahmad Dahlan SMK Muhammadiyah 1 Imogiri dengan inspektur upacara Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0729/Bantul Mayor Inf Suwarno.
Upacara pembukaan juga dihadiri, Pasi Ter Dim 0729/Bantul, Kasi Trantib Kecamatan Imogiri, Danramil 10/Imogiri Kapten Inf Surono, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Imogiri Bapak H. Nur Wahyuntoro, para pelatih dari anggota TNI Kodim 0729/Bantul, guru pendamping dari SMK Muhammadiyah Imogiri dan peserta Latsarmendis sebanyak 503 Pelajar Kelas X SMK Muhammadiyah 1 mogiri Bantul.
Mayor Inf Suwarno selaku irup upacara pembukaan tersebut menyampaikan bahwa Latsarmendis dan bela negara ini merupakan moda mendidik rasa cinta tanah air dan rasa nasionalisme yang tinggi dikalangan pelajar sebagai penerus generasi bangsa demi tegak kokohnya NKRI.
"Kegiatan pelatihan ini juga merupakan upaya memberikan bekal pengetahuan untuk membentuk sikap disiplin dan mental yang kuat dalam kepemimpinan yang memadai agar dapat memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan," katanya.
Kepada para peserta, inspektur upacara berpesan agar latihan ini tidak dipandang kegiatan seremonial yang rutin dilaksanakan tapi harus menjadi wahana untuk mempertebal semangat nasionalisme dan patriotisme terhadap bangsa dan negara Indonesia di samping pemberian ilmu akademis.
Pemberian pengetahuan kedisiplinan yang mendalam sangat penting mengenai kedisiplinan diri. "Pertahanan negara bukan hanya peran TNI saja tetapi juga peran seluruh komponen bangsa termasuk para siswa sebagai pemegang tongkat estafet meneruskan perjuangan para pendahulu bangsa," tambahnya.
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Imogiri Nur Wahyuntoro mengucapkan terima kasih karena Kodim telah memberikan pengetahuan kedisiplinan dan membentuk sikap disiplin para pelajar.
"Saat ini di kalangan pelajar mulai runtuh kedisiplinannya sehingga kami meminta bantuan kepada TNI dalam pembentukan sikap kedisiplinan secara baik dan benar,” katanya.
Pada kesempatan tersebut ketua penyelenggara Wiranti Prastomo menyampaikan pelatihan bertujuan memberikan bekal kepada siswa pentingnya sikap disiplin sebagai dasar yang harus dimiliki oleh seluruh peserta didik.
Hal ini karena sikap disiplin merupakan dasar dari lancar dan tertibnya semua program dan kegiatan, lebih-lebih dalam dunia usaha dan industri, maupun dalam kehidupan bersama di masyarakat dan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Materi pelatihan dasar mental disiplin meliputi materi baris-berbaris, penyampaian teori dan praktik materi wawasan kebangsaan dan bela negara melalui kegiatan di lapangan. Pelatihan akan diakhiri dengan kegiatan long march seluruh peserta, pelatih dan pendamping dengan menempuh rute perjalanan di wilayah Kecamatan Imogiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PHRI mendorong Borobudur menjadi hub bisnis kuliner dan pariwisata lewat Culinary Challenge dan Tabletop yang mempertemukan seller dan buyer.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.