Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Anak-anak mengikuti rangkaian kegiatan Sarasehan Membangun Semangat Bela NKRI di Tanah Perdikan Ecoedupark, Dusun Puyang, Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh, Selasa (18/12/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja, KULONPROGO—Sebagai upaya menanamkan nilai Pancasila serta Bhineka Tunggal Ika kepada anak-anak, Forum Tanah Perdikan Ecoedupark mengadakan kegiatan Sarasehan Membangun Semangat Bela NKRI di Tanah Perdikan Ecoedupark, Dusun Puyang, Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh, Selasa (18/12).
Dalam kegiatan yang merupakan tindak lanjut dari forum group discusion (FGD) kebangsaan tokoh lintas agama yang digelar Selasa (4/12/2018), puluhan anak-anak dari PAUD, TK hingga SD mengikuti permainan yang dibalut dengan nilai-nilai kebangsaan. Selain itu diadakan pula dialog semangat bela NKRI bagi masyarakat sekitar.
Ketua Forum Tanah Perdikan Ecoedupark, Aloysius Edy Priharsono, mengatakan dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu merangsang anak-anak untuk memiliki karakter yang bernilai Bhineka Tunggal Ika. Menurutnya anak-anak merupakan salah satu anggota bangsa yang perlu dipersiapkan dan dibimbing untuk terus memegang semangat Pancasila. "Sehingga diharapkan anak-anak ini mampu jadi penerus bangsa, dan menunjukan bahwa NKRI itu kuat meski berbeda-beda latar belakang," ucap Edy.
Edy mengatakan kegiatan ini juga sebagai upaya agar anak-anak bisa memahami pentingnya nilai toleransi antar sesama. Hal itu diwujudkan dengan deklarasi damai antar umat beragam di akhir kegiatan.
Inisiator acara yang juga merupakan perwakilan tokoh lintas agama, Romo FX Alip Suwito, mengatakan kegiatan ini ingin menunjukkan bela NKRI menjadi salah satu hal yang harus diupayakan. Dia berharap melalui kegiatan ini karakter kebangsaan dan bela NKRI bisa tertanam di masyarakat khususnya anak-anak.
"Bersama dengan anak-anak kami bisa menanamkan kembali nilai-nilai NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan juga kebhinekaan. Untuk peserta dewasa diharapkan bisa semakin terbuka pemahamannya tentang NKRI," ucapnya.
Salah satu satu guru PAUD Mitra asal Dusun Balong, Desa Banjarsari, Kecamatan Samigaluh, Sumarni, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya dengan adanya kegiatan ini mampu mengenalkan anak-anak didiknya tentang pentingnya kebersamaan dan menghargai perbedaan. "Di sini anak-anak tidak memandang teman-temannya itu siapa dari latar belakangnya, yang mereka tahu itu adalah temannya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.