PBB Gunungkidul Tembus Rp23,4 Miliar, 55 Kalurahan Dapat Apresiasi
Pemkab Gunungkidul memberi penghargaan kepada 55 kalurahan yang melunasi PBB-P2 sebelum jatuh tempo. Simak target dan realisasinya.
Dua penari tayub menari saat merti Dusun Sendang Suro Sentiko di Dusun Saradan, Terong, Kecamatan Dlingo, Senin (16/4/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL -- Ratusan warga ikut memeriahkan acara merti dusun Sendang Suro Sentiko, Dusun Saradan, Desa Terong, Dlingo, Senin (16/4/2018). Kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun ini bertujuan untuk melestarikan sumber mata air di wilayah tersebut.
Acara diawali dengan kirab budaya mengarak gunungan dari balai dusun menuju ke lokasi sendang Suro Sentiko. Setelah acara kirab selesai dilanjutkan dengan pentas seni tayub. Di sela-sela pementasan, warga silih berganti menemui tetua dusun di sebuah pelataran yang berada di sisi selatan sendang. Mereka menyerahkan uang secara sukarela. Sebagai gantinya, warga mendapatkan sebuah bungkusan berisi bedak yang dipercaya bisa menyembuhkan penyakit hingga dapat mengabulkan seluruh permintaan yang diminta.
Ketua panitia merti dusun Sendang Suro Sentiko Lanjar Nurhadi mengatakan merti dusun Sendang Suro Sentiko merupakan tradisi turun temurun yang dilaksankaan sejak ratusan tahun yang lalu. Inti dari kegiatan ini sebagai bentuk ucapan rasa syukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa. Diharapkan dengan merti dusun dapat melestarikan sumber mata air di sendang.
“Kami bersyukur karena air di sendang tidak pernah kering. Hingga saat ini, air dari Sendang Suro Sentiko dimanfaatkan untuk 100 kepala keluarga di Dusun Saradan,” kata Lanjar kepada wartawan, Senin.
Merti dusun diisi dengan beberapa kegiatan seperti bersih desa, pawai budaya, pentas seni tayub, pementasan wayang cakruk dan pengajian. Untuk menjaga kelestarian sumber air di sendang, setiap tahun warga membersihkan sendang sebanyak dua kali.
Seorang warga Saradan, Desa Terong, Isdi mengatakan acara merti dusun menarik minat banyak warga. Pasalnya, setiap kegiatan merti dusun banyak warga yang merantau di luar daerah pulang kampung untuk berpartisipasi dalam kegiatan trsebut.
Menurut dia, pentas seni tayub kegiatan yang wajib dan hingga sekarang kesenian tersebut terus digelar dalam merti dusun. “Belum pernah absen dan pentas tayub terus digelar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memberi penghargaan kepada 55 kalurahan yang melunasi PBB-P2 sebelum jatuh tempo. Simak target dan realisasinya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal di setiap stasiun.
adwal KRL Jogja-Solo Jumat, 30 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Tiket konser Syahrini Rp35 juta menawarkan akses VIP, lounge khusus, sesi after-show, dan merchandise eksklusif. Kuotanya sekitar 40 orang.
Bakmi godog hangat dan suasana sawah menjadi daya tarik Sajian Kembang Turi di Turi, Sleman, untuk wisata kuliner keluarga saat musim hujan.
KAI menyiapkan extra seat diskon 50% untuk perjalanan kereta tertentu. Simak rencana penerapan, syarat pembelian, dan ketentuannya.