Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Suasana upacara bendera peringatan Hardiknas di Alun-Alun Wonosari, Rabu (2/5/2018)./JIBI-Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kemajuan teknologi dinilai menjadi faktor utama yang mempengaruh pendidikan dan pola kehidupan anak sekolah saat ini.
Sekretaris Daerah (Sekda), Gunungkidul, Drajad Ruswandono mengatakan alasan itulah yang mendasari Pemkab Gunungkidul kini fokus terhadap persoalan tersebut. Pesatnya perkembangan teknologi dan terlalu mudahnya informasi yang diterima, kata dia tidak hanya memberi dampak positif, tetapi juga dampak negatif bagi anak sekolah.
“Saat ini anak sekolah sangat mudah mendapat informasi, jika tidak diimbangi literasi yang baik akan berdampak negatif ke anak. Guru dan orang tua diharapkan juga harus ada pemahaman menyikapi media, karena sikap antisosial emosional saling tuding berawal dari informasi yang salah,” katanya seusai mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Alun-Alun Wonosari, Rabu (2/5/2018).
Dia juga mengatakan telah mengkomunikasikan ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul untuk membuat kesepakatan dengan universitas guna saling berkomunikasi dan sharing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.