Advertisement
Bom Surabaya: SMK Giri Handayani Gunungkidul Ikut Bubuhkan Tanda Tangan
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Aksi teror bom yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur, menjadi keprihatinan sekolah di Gunungkidul. Beberapa sekolah menggelar aksi menolak terorisme yang terjadi.
Tak hanya di SMA Muhammadiyah Al-Mujahidin yang menggelar deklarasi antiradikalisme, aksi penolakan terhadap radikalisme juga ditunjukkan oleh siswa-siswa SMK Giri Handayani.
Advertisement
Di atas kertas, mereka membubuhkan tandatangan untuk mendukung Polri mengusut tuntas aksi terorisme.
Guru Agama Islam, SMK Giri Handayani, Rohani Agustin, mengatakan pihak sekolah mendukung Polri mengusut aksi terorisme yang marak terjadi. “Kami mendukung untuk pengusutan ini, kami tadi melakukan doa bersama dan memberikan pemahaman ke siswa,” ucapnya.
BACA JUGA
Dia mengatakan pada dasarnya pengeboman tidak akan memecah persatuan dan kesatuan. Ia mengatakan telah menekankan pada siswa untuk berpegang teguh pada Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Tidak saling membeda-bedakan satu sama lain.
Salah satu siswa, Adam Sapta mengatakan ia juga turut prihatin atas kejadian bom tersebut. Ia berharap pihak kepolisian dapat mengusut aksi terorisme ini.
“Sebisa mungkin kami saling bertoleransi kalau di sini, harapannya tidak ada lagi aksi terorisme,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement






