Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Takmir Masjid Miftahul Jannah, Ngadiyo mengecek ketersediaan air di bak penampungan masjid, Jumat (25/5/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Musim kemarau yang berbarengan dengan bulan Ramadan, menyebabkan jamaat di Masjid Miftahul Jannah, di Dusun Blekonang 1, Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, kesulitan mendapatkan air.
Kepala Kementerian Agama Gunungkidul, Aidi Johasah mengatakan pihaknya belum memprogramkan adanya bantuan untuk masjid yang mulai kesulitan air, meski begitu tidak menutup kemungkinan anggaran untuk bantuan yang bersifat kemanusiaan akan dialihkan ke masjid yang membutuhkan tersebut.
“Kami memang belum ada datanya untuk masjid yang mengalami kesulitan air karena kemarau, selama ini memang belum ada anggaran untuk itu. Namun ada bantuan yang sifatnya kemanusiaan, biasanya untuk membantu bedah rumah, santunan anak yatim, beasiswa, dan beberapa program lainnya, bisa saja anggaran itu untuk membantu yang kesulitan air,” ucapnya, Jumat (25/5/2018).
Dia mengatakan dana tersebut berasal dari zakat ASN, dan zakat profesi. Pada tahun ini setidaknya ada Rp400 juta. “Nanti akan kami cek, semisal memang sangat mendesak dan membutuhkan bisa saja kami bantu,” ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edy Basuki mengatakan untuk bantuan droping air dari BPBD ditujukan per RT bukan untuk nama individu. “Tiap RT nanti bantuannya dibagi lagi yang membutuhkan, mau ditaruh di masjid atau gimana ya bisa saja. Pada dasarnya untuk droping bukan bantuan atas nama satu orang, tetapi satu RT,” ujarnya.
Untuk saat ini baru dua desa yang mengajukan permohonan dropping air, yaitu di Hargosari, Tanjungsari, dan di Ngestirejo, Tanjungsari. Dana yang disiapkan BPBD Gunungkidul untuk bencana kekeringan tahun ini Rp638 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.