Bukan Sekadar Buka Lomba, Wawali Astrid Turun ke Sungai dan Mancing Bareng Warga
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Kepala Kanwil DJPb DIY Ludiro saat menyerahkan LKKL Award 2017 di Aula Kanwil DJPb DIY, Kamis (28/6/2018). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY memberikan penghargaan kepada pengelola Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah (UAPPA-W) yang dinilai Laporan Keuangan Kementrian Negara/Lembaga (LKKL) baik.
Penghargaan yang diberikan setiap tahun tersebut bertujuan untuk mengapresiasi UAPPA-W atas kualitas LKKL di tingkat wilayah. Penghargaan tersebut diberikan juga untuk motivasi UAPPA-W lainnya agar terus meningkatkan kualitas LKKL nya.
Kepala Kanwil DJPb DIY Ludiro mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada sembilan UAPPAW yang dinilai berprestasi. Ada sejumlah kriteria yang dinilai dari masing-masing UAPPAW.
Seperti berdasarkan kriteria ketepatan waktu, kelengkapan laporan, beban kerja di masing-masing koordinator satuan kerja (Satker) serta kualitas laporan. Apakah LKKL yang diserahkan valid dan akurat dan kriteria laiinya.
“Ini bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan yang baik. Secara umum, LKKL dari 89 UAPPAW di DIY bagus. Ini terbukti dari opini LKKL yang diterima 79 UAPPAW mendapat predikat WTP, enam UAPPAW WDP dan hanya dua saja yang disclaimer,” kata Ludiro usai menyerahkan LKKL Award 2017 di Aula Kanwil DJPb DIY, Kamis (28/6/2018).
Penyerahan dilakukan kepada kuasa pengguna anggaran (KPA) dalam acara Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis Penyusunan LKKL Semester 1 2018.
Adapun sembilan UAPPAW yang menerima penghargaan kategori kecil diraih masing-masing oleh UNY (peringkat pertama), Balai Litbang Penerapan Teknologi Pertanian (peringkat kedua) dan Stasiun Geofisika Yogyakarta (peringkat ketiga).
Untuk kategori sedang peringkat pertama diraih Kejaksaan Tinggi DIY, KPU DIY (peringkat kedua) dan Badan Pusat Statistik (BPS) DIY (peringkat ketiga). Adapun untuk kategori besar peringkat pertama diberikan kepada Polda DIY, Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Jogja (peringkat kedua) dan peringkat ketiga dberikan kepada Kementrian Agama.
“Masalah sumberdaya manusia yang ada beberapa satker yang masih perlu dibina. Kualitas SDM seperti di sekolah jumlahnya juga kecil. Kami berkomitmen mematuhi peraturan karena sistem pelaporan yang kami berikan sudah bagus,” katanya.
Sementara Kapolda DIY Brigjend Pol Ahmad Dofiri mengatakan penghargaan merupakan yang keempat kalinya diterima Polda DIY secara berturut-turut. Menurutnya, LKKL merupakan bagian dari tugas kepolisian agar seluruh penggunaan dana yang masuk dapat dipertanggung jawabkan.
“Pencapaian laporan keuangan pemerintah kami bagus. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus menggunakan anggaran secara transparan,” kata Dofiri,
Dia mengatakan, selama ini bersetatus opini LKKL Polda DIY adalah WTP. Penghargaan tersebut melengkapi berbagai prestasi lain yang dicapai. Hal itu pila yang menjadi bukti pengelolaan negara khususnya Polda DIY lebih baik. Di antaranya peningkatan angka komplektitif indeks kenaikan peringkat kemudahan.
”Selain itu kami berusaha melakukan pendampingan. Jika seluruh LKKL baik tentu saja ke depan dapat meningkatkan nilai inventasi dari beberapa lembaga internasional. ”Diraihnya tingkat kepercayaan publik kepada pemerintah,” ujanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Ombudsman RI meminta evaluasi distribusi BBM bersubsidi dan mendalami dugaan malaadministrasi setelah gangguan pasokan di Bali.
Dino Patti Djalal mengingatkan risiko krisis kepercayaan investor di tengah konsultasi MSCI terkait status pasar modal Indonesia.
Kemendikdasmen menyoroti kesiapan guru, keterbatasan pendamping, dan pembelajaran adaptif untuk memperkuat pendidikan inklusif.
Serangan bersenjata saat pemakaman di gereja Yordania menewaskan tujuh orang dan melukai 27 lainnya. Penyelidikan masih berlangsung.
Sunmor Ledok Asri Grajegan di Seyegan, Sleman, diapresiasi DPRD sebagai wadah pemasaran UMKM dan penggerak ekonomi masyarakat.