Cuaca Jogja Hari Ini 23 Juli 2026 Cerah, Waspadai Bediding Malam
BMKG memprakirakan cuaca Jogja Kamis 23 Juli 2026 cerah di seluruh wilayah DIY. Waspadai bediding, dehidrasi, dan risiko kebakaran lahan.
Petugas Disdikpora DIY (kiri) melakukan verifikasi berkas pengajuan penambahan nilai prestasi nonakademik, Senin (25/6/2018)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Pendidikan Kota Jogja memastikan calon siswa yang baru dimasukkan di Kartu Keluarga (KK) kurang dari enam bulan sebelum pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 dipastikan tidak bisa mengikuti jalur zonasi dalam kota PPDB SMP Kota Jogja. Calon siswa jenis itu secara otomatis tidak terdeteksi saat mendaftar di PPDB Online jalur zonasi, sehingga diarahkan untuk menggunakan jalur prestasi sebagai warga di luar kota Jogja.
Kabid Pendidik Tenaga Kependidikan Data dan Teknologi Informasi Dinas Pendidikan Kota Jogja Samiyo mengakui adanya orang tua siswa yang mempertanyakan tidak terdaftar di sistem online. Setelah dicermati, calon siswa yang akan mendaftar tersebut ternyata baru dimasukkan ke dalam KK sebagai warga Kota Jogja kurang dari enam bulan sebelum pelaksanaan PPDB 2018.
Aturan itu sudah secara tegas tertuang di Perwal No 24/2018 tentang PPDB pada satuan pendidikan yang diselenggarakan Pemkot Jogja. Tepatnya di Pasal 1 poin 3 yang menyatakan bahwa, penduduk daerah adalah calon peserta didik baru yang tercantum dalam KK orang tua paling lambat enam bulan sebelum pelaksanaan PPDB.
"Di Perwal sudah jelas, dimasukkan di KK itu minimal enam bulan sebelum pelaksanaa PPDB," ungkapnya kepada Harianjogja.com, Sabtu (30/6/2018).
Samiyo mengatakan, maksud dari minimal enam bulan tersebut adalah data calon siswa dimasukkan ke dalam KK. Sistem secara otomatis dapat mendeteksi ketika calon siswa baru dimasukkan ke dalam KK kurang atau lebih dari enam bulan sebelum pelaksanaan BB. Sehingga berbeda dengan update KK, jika calon siswa dimasukkan ke dalam KK sudah beberapa tahun namun melakukan update KK kurang dari enam bulan sebelum pelaksanaan PPDB, maka siswa tersebut tetap bisa diterima sistem sebagai warga Kota Jogja.
"Jadi perlu dibedakan antara entri KK dengan update KK, misalnya calon siswa sudah masuk di KK kota Jogja sejak 2010. Tetapi ada saudara yang masuk pada 2018, sehingga KK diterbitkan update yang baru, nah kalau seperti ini masih bisa, karena calon siswa itu entry ke KK 2010," jelasnya.
Bagi calon siswa yang tercatat sebagai warga Jogja kurang dari enam bulan maka disarankan menggunakan jalur prestasi luar kota dengan kuota 5%. Samiyo mengimbau kepada calon siswa yang mendaftar agar lebih cermat dengan melihat daya tampung sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja Edy Heri Suasana menambahkan, dalam PPDB SMP 2018, menyediakan kuota sebanyak 3.462 kursi pada 16 SMP Negeri di Kota Jogja. Jumlah itu dibagi dalam 865 kuota bagi pemegang KMS, zonasi dalam kota 2.251 kursi, dan bagi warga luar kota melalui jalur prestasi sebanyak 346 kursi.
"Misalnya di SMPN 5 daya tampung total 320 kursi, dibagi 25 kursi untuk KMS, 263 jalur zonasi dalam kota dan sisanya 32 kursi untuk luar kota," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BMKG memprakirakan cuaca Jogja Kamis 23 Juli 2026 cerah di seluruh wilayah DIY. Waspadai bediding, dehidrasi, dan risiko kebakaran lahan.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu, 25 Juli 2026. Tersedia 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 hingga Palur.
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.
KPU DIY memutakhirkan data partai politik setiap semester melalui Sipol sebagai persiapan tahapan Pemilu yang dimulai pada pertengahan 2027.