BPJS Ketenagakerjaan Jogja Sasar Pelaku Usaha Digital lewat Tokopedia
BPJS Ketenagakerjaan Jogja mengenalkan program perlindungan pekerja kepada pelaku usaha digital melalui kegiatan Tokopedia dan TikTok Shop.
Ilustrasi kemiskinan./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Sosial Kota Jogja akan mendata ulang Keluarga Sasaran Perlindungan Jaminan Sosial (KSPJS) 2019. Pendataan akan dimulai pertengahan Juli tahun ini.
Kepala Bidang Data Informasi dan Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial Jogja Esti Setiyarsi menjelaskan parameter pendataan yang digunakan diperbarui dan disinergikan dengan Basis Data Terpadu (BDT).
"Ada beberapa revisi parameter yang digunakan. Misalnya, cakupan kesehatan, luas bangunan tempat tinggal, rata-rata penghasilan yang disesuaikan garis kemiskinan dari BPS," katanya, Jumat (29/6/2018).
Menurutnya, pembaruan parameter tersebut selain disesuaikan juga dengan basis data terpadu juga disesuaikan dengan kondisi saat ini. Dia berharap, pemegang kartu menuju sejahtera (KMS) yang menjadi sasaran jaminan perlindungan sosial bisa masuk dalam BDT.
"Kalau masuk sasaran BDT, maka berbagai program perlindungan sosial yang digulirkan oleh pemerintah pusat bisa juga dinikmati pemegang KSPJS," katanya.
Sekadar diketahui, jumlah KSPJS berdasarkan pendataan tahun lalu sebanyak 17.253 KK. Seluruh pemegang KMS tersebut selama ini menerima program bantuan yang digulirkan Pemkot. Seluruhnya akan menjadi sasaran pendataan tahun ini. Selama proses pendataan, Dinsos akan melibatkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
"Selain 17.253 KK tersebut, kami juga akan mendata 7.488 KK tambahan hasil usulan baru," ujar Esti.
Kepala Seksi Data dan Informasi Sosial Supriyanto menambahkan, pendataan akan dilakukan selama dua bulan mulai 16 Juli hingga 14 September tahun ini. Ditargetkan, hasil pendataan bisa diuji publikkan pada minggu pertama dan kedua November. Sebelum didata Dinsos akan melakukan sosialisasi kepada seluruh TKSK sembari mencetak formulir pendataan.
"Ini kami mulai pekan pertama pada Juli besok," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Jogja mengenalkan program perlindungan pekerja kepada pelaku usaha digital melalui kegiatan Tokopedia dan TikTok Shop.
Kementerian UMKM menyiapkan audit besar-besaran penyaluran KUR Rp300 triliun untuk memperkuat transparansi dan pembiayaan sektor produktif.
DWS sepakat dugaan penyadapan Presiden Prabowo berpotensi mengarah ke makar jika terbukti memenuhi unsur pidana.
Sugiono membuka peluang pertemuan pimpinan partai untuk membahas dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Pemda DIY menyiapkan revisi tarif pajak dan retribusi daerah. Penyesuaian PKB hingga sewa fasilitas publik akan mempertimbangkan daya beli warga.
Indonesia menawarkan lima produk wisata unggulan di WTM London 2026 untuk menarik wisatawan Eropa dan memperkuat pasar pariwisata premium.