Terima Bansos Saat Jadi PPPK, ASN Gunungkidul Kembalikan Rp1,5 Juta
seorang ASN Gunungkidul mengembalikan Rp1,5 juta dana bansos PKH setelah anggota keluarganya diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Panorama dari Puncak Becici, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Bantul, DIY./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Pariwisata Bantul terus mengembangkan destinasi baru. Pengembangan ini selain untuk menambah objek wisata juga guna memberikan pilihan yang lebih bervariasi kepada wisatawan.
Pelaksana Tugas Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, Pemkab telah menetapkan program untuk pengembangan wisata Bantul menuju pariwisata dunia. Oleh karen itu, pengembangan objek wisata akan terus dilakukan, mulai dari sisi infrastruktur hingga sarana pendukung lain.
“Pengembangan ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung yang datang,” kata Kwintarto di sela-sela kegiatan Pelaksanaan Promosi Wisata dan Sosialisasi Dimas Diajeng Bantul di Balai Desa Kebonagung, Imogiri, Jumat (29/6/2018).
Menurut dia, dengan bertambahnya destinasi wisata maka peningkatan jumlah kunjungan bisa dilakukan. Ini lantaran, dari sisi destinasi memiliki banyak pilihan dan tidak terfokus di satu titik destinasi. “Memang destinasi pantai masih mendominasi, tapi objek-objek yang lain juga akan terus diperhatikan sehingga terjadi pemerataan,” ujarnya.
Kwintarto mencontohkan keberadaan destinasi di Desa Wisata Kebonagung. Di dalam pengembangan dilakukan penanaman pohon turi. Tujuan penanaman untuk memasok bahan baku pembuatan kuliner pecel turi yang menjadi makanan khas di Kebonagung yang sekarang sudah jarang ditemui. Selain itu, ada juga sentra batik motif kembang turi yang dikembangkan oleh masyarakat.
Diharapkan dengan pengembangan ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatwan dan menambah kesejahteraan warga sekitar. “Mudah-mudahan dengan berkembangnya pariwisata, maka masyarakat bisa ikut merasakan dampak positifnya,” ucapnya.
Sementara itu, Kasubag Umum Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Bantul Budi Suryono mengatakan, pengembangan pariwisata tidak hanya memiliki dampak positif. Namun hal yang harus diwaspadai dari pengembangan adalah potensi peredaran narkoba.
Menurut dia, penyalahgunaan ini harus benar-benar diwaspadai karena peredarannya bisa dicegah sejak awal.
Budi menjelaskan, BNNK sudah membuat peta jalur masuk narkoba ke wilayah Bantul. Diharapkan dengan pemetaan ini upaya pencegahan dapat lebih maksimal. “Untuk pencegahan kami tidak hanya ke sekolah-sekolah, tetapi juga menyasar ke instansi pemerintah maupun swasta,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
seorang ASN Gunungkidul mengembalikan Rp1,5 juta dana bansos PKH setelah anggota keluarganya diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 5 November 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari 13 stasiun hingga Jogja.
Satgas PKH menertibkan kawasan hutan yang diduga dikuasai ilegal perusahaan terafiliasi AK. Pemerintah juga menyiapkan denda administratif.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 5 November 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatannya.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 5 November 2026 tersedia di Balai Kalurahan Siraman. Cek lokasi, syarat, dan biaya perpanjangan SIM.