Dilantik, 12 Dokter Muda UMY Sekaligus Diminta Jadi Dai

Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Wiwik Kusumawati, menyerahkan ijazah profesi dokter kepada salah seorang dokter muda saat pelantikan dan sumpah dokter di Convention Hall RS PKU Muhammadiyah Gamping, Rabu (18/7/2018). - Harian Jogja/Irwan A. Syambudi
18 Juli 2018 22:17 WIB Nina Atmasari Bantul Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melantik dan mengambil sumpah 12 dokter baru angkatan LVIII, pada Rabu (18/7/2018) di Convention Hall RS PKU Muhammadiyah Gamping. Hingga saat ini UMY sudah meluluskan ribuan dokter.

Ketua Program Studi Profesi Dokter UMY, Ana Majdawati mengatakan dari 12 dokter yang telah dilantik dan disumpah telah menempuh pendidikan dokter selama enam tahun dari program studi sarjana. Setelah sarjana kemudian melanjutkan studi profesi. Tidak cukup sampai disitu para dokter muda ini kemudian juga harus menempuh sejumlah pendidikan praktek.

"Mereka sudah melewati pendidikan yang cukup berat, dan sudah selayaknya diangkat sumpahnya. Dengan bertambahnya dokter yang dilantik ini maka UMY sudah meluluskan sebanyak 2.850 dokter," kata dia, Rabu kemarin.

Lanjutnya lagi rata-rata para dokter muda yang disumpah dan dilantik ini telah menempuh pendidikan profesi dokter selama dua tahun lima bulan dan delapan hari. Mereka lulus tepat waktu dengan rata-rata indeks prestasi kumulatif yakni 3,46.

"Dan diantara 12 lulusan ada tiga lulusan terbaik yakni Syarif Fadilah, Bangga Arseta, dan Irawan Jati Asmara," kata Ana.

Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMY, Wiwik Kusumawati mengatakan dengan telah melekatnya gelar dokter pada 12 orang yang telah dilantik dan disumpah ini perlu disyukuri. Pasalnya menjadi seorang dokter bukan suatu hal yang mudah, karena harus melewati pendidikan yang panjang.

"Ini tidak mudah tapi ini harus diperjuangakan karena ini bukan akhir dari perjuangan, hari ini adalah momentum awal pengabdian. Untuk itu mari kita jaga luhur profesi dan almamater," katanya.

Rektor UMY, Gunawan Budiyanto dalam sambutannya berpesan agar para dokter muda ini mampu menjadi dokter yang profesional dan mengamalkan nilai-nilai yang didapatkan dari kampus. "Jadilah dokter sekaligus dai. Jadilah dokter muda yang dapat berkiprah sehingga mampu mencetak generasi Indonesia yang lebih baik," kata Rektor.

Sementara itu, Sekretaris Ikadatan Dokter Indonesia (IDI) DIY, Wikan Indarto yang datang dalam acara tersebut juga memberikan selamat atas pelantikan 12 dokter. Dia berharap dokter nanti dapat berkontribusi untuk bangsa dengan bekerja di wilayah-wilayah yang dibutuhkan yakni di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Selian itu dia berharap ketika nantinya telah berpraktek dapat menjadi dokter yang profesional. "Menjadi dokter yang beretika, bermutu, dan legal," ujarnya.